Skripsi
Perancangan logo dan pengaplikasiannya pada media promosi: program branding ndeso.id dengan pendekatan cultural heritage / Huriyah Kamilah
Abstrak
Ndeso.id merupakan platform wisata desa yang baru berdiri pada tahun 2022 yang menawarkan tempat tinggal dan beragam layanan akomodasi yang dimiliki penduduk desa wisata dengan mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada di desa wisata seperti sumber daya manusia alam budaya dan potensi wisata. Ndeso.id juga menyediakan fitur historical tourism dengan gamifikasi berteknologi Augmented Reality. Sebagai platform yang baru berdiri Ndeso.id membutuhkan identitas visual khususnya logo yang mencerminkan karakteristik visi dan misi serta harus memiliki diferensiasi sebagai pembeda dari brand lain. Metode perancangan ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif yang mengacu pada model perancangan design thinking yang dikemukakan oleh David Kelley dan Tim Brown dari IDEO (1991). Prosesnya dimulai dari emphatize (empati) define (menetapkan) ideate (ideasi) prototype (prototipe) hingga test (uji coba). Metode analisis yang diterapkan adalah 5W 1H yang dicetuskan oleh Rudyard Kipling terdiri dari lima pertanyaan landasan yaitu What (apa) Who (siapa) Why (mengapa) When (kapan) Where (dimana) dan How (bagaimana). Hasil dari perancangan ini dibuat untuk meningkatkan brand awareness Ndeso.id diantaranya media utama berupa GSM (Graphic Standard Manual) dan media pendukung yaitu kartu nama lanyard dan ID card polo shirt stempel kop surat map amplop bolpoin notebook poster kartu pos stiker gantungan kunci kaos merchandise kipas tangan totebag tumbler payung bucket hat topi baseball bantal leher landing page desain konten Instagram serta kain.