Skripsi
Perubahan indeks plastisitas dan kuat geser tanah lempung desa dalisodo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang setelah distabilisasi dengan kapur padam / Kinanti Ratri Dewi
Abstrak
Dewi Kinanti Ratri. 2023. Perubahan Indeks Plastisitas Dan Kuat Geser Tanah Lempung Desa Dalisodo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Setelah Distabilisasi Dengan Kapur Padam. Skripsi Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Advisors (1) Drs. Eko Suwarno M.Ed. M.Pd. (II) Ir. Titi Rahayuningsih M.Si. Kata Kunci Kapur Padam Indeks Plastisitas Tanah Kuat Geser Tanah Tanah Lempung Berdasarkan uji pendahuluan tanah didapatkan analisis saringan diperoleh tanah lolos saringan nomor 200 51 02% batas cair (LL) 69 15% batas plastis (PL) 42 42% dan indeks plastisitas (PI) 26 73%. Setelah dilakukan klasifikasi tanah dengan menggunakan klasifikasi AASHTO dapat disimpulkan bahwa tanah Desa Dalisodo Kabupaten Malang tergolong pada klasifikasi A-7-5 (11) yang artinya tanah tersebut merupakan tanah berlempung dan kelas subgrade buruk. Indeks plastisitas tanah Dalisodo sebesar 26 73% yang mana menurut (Hardiyatmo 2002) tanah lempung yang berplastisitas tinggi dan bersifat kohesif memiliki indeks plastisitas (PI) melebihi 17. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan upaya untuk menstabilkan tanah tersebut guna memperbaiki kualitas tanah agar dapat dijadikan tanah dasar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perubahan indeks plastisitas tanah lempung Desa Dalisodo Kabupaten Malang setelah distabilisasi menggunakan kapur padam (2) mengetahui perubahan kuat geser tanah lempung Desa Dalisodo Kabupaten Malang setelah distabilisasi menggunakan kapur padam. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang untuk pengujian batas Atterberg dan Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang untuk pengujian uji geser langsung. Sampel tanah diambil pada kedalaman 1 meter. Bahan stabilisasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kapur padam (Ca(OH)2) dengan beberapa persentase kadar yaitu 0% 7 5% 10% 12 5% dan 15% dari berat tanah kering dengan waktu pemeraman selama 7 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penurunan nilai indeks plastisitas (PI) tertinggi diperoleh pada persentase penambahan kapur padam sebanyak 15% dengan nilai PI sebesar 1 01%. Semakin banyak kadar kapur yang ditambahkan maka akan semakin menurun nilai indeks plastisitasnya. (2) Nilai kuat geser tanah terbaik terjadi pada persentase penambahan kapur padam 7 5% dengan nilai kuat geser tanah sebesar 0 36 kg/cm2. Kadar kapur optimum yang disarankan untuk digunakan sebagai bahan stabilisator tanah Desa Dalisodo adalah 8 90% dengan nilai PI 10 49% dan nilai kuat geser tanah sebesar 0 347 kg/cm2.