Tesis
Pengaruh suku bunga kredit, digital marketing, dan social influence pada minat generasi millenial dalam mengadopsi layanan pinjaman online (peer to peer lending) / Zara Nita Safitri
Abstrak
Perkembangan teknologi saat ini membuat layanan keuangan yang pada awalnya terpaku pada sistem konvensional sekarang mulai banyak menggunakan layanan financial technology. Produk fintech biasanya berupa suatu sistem yang dibangun guna menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang spesifik salah satunya adalah pinjaman online (peer to peer lending). Beberapa orang memilih untuk menggunakan peer to peer lending tersebut tanpa melihat berapa tingkat suku bunga kreditnya dan tidak meneliti terlebih dahulu perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK atau tidak. Akibatnya banyak sekali risiko gagal bayar yang terjadi akibat kekeliruan dalam menganalisis pinjaman peer to peer lending. Serta ada beberapa aplikasi fintech yang tidak terdaftar secara resmi dalam Otoritas Jasa Keuangan sehingga mengakibatkan masyarakat mengalami risiko gagal bayar dengan bunga pinjaman yang besar. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat perilaku generasi milenial dalam mengadopsi layanan pinjaman online. Sampel diperoleh dengan menggunakan convenience random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel digital marketing berpengaruh positif terhadap minat generasi millennial dalam mengadopsi layanan pinjaman online. Dimana hal ini menunjukan bahwa digital marketing sudah sesuai harapan seperti memudahkan konsumen untuk mencari informasi produk memudahkan konsumen untuk menyampaikan complain/komentar dan mempersingkat waktu transaksi karena konsumen tidak perlu datang secara langsung ke tempat. Variabel social influence berpengaruh positif terhadap minat generasi millennial dalam mengadopsi layanan pinjaman online. Social influence merupakan tingkat dimana individu menggangap orang lain memengaruhi dirinya dalam mengunakan teknologi. Terutama apabila orang penting dan orang terdekat yang memberikan informasi tersebut sehingga membuat individu semakin tertarik dengan teknologi yang ditawarkan. Sedangkan suku bunga kredit berpengaruh negatif karena semakin rendah tingkat suku bunga yang diberikan maka akan semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan layanan pinjaman online.