Tesis
Pengembangan bahan ajar digital menulis puisi dengan pendekatan diferensiasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP / Kusmiati
Abstrak
Bahan ajar digital merupakan sumber belajar yang berbasis digital atau elektronik dan digunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran. Kemudahan akses digital memudahkan siswa mengakses sumber belajar tersebut di mana saja dan kapan saja secara mandiri dan terstuktur. Bahan ajar digital yang berdiferensiasi merupakan tuntutan dalam Kurikulum Merdeka. Diferensiasi merupakan upaya guru untuk menanggapi perbedaan antar siswa di dalam kelas untuk memvariasikan pengajarannya agar tercipta pembelajaran yang terbaik (Tomlinson 2000). Pembelajaran Berdiferensiasi menjadi ciri khusus dalam Kurikulum Merdeka. Bahan ajar berdiferensiasi sangat dibutuhkan untuk mewadahi perbedaan gaya belajar siswa dalam belajar menulis puisi. Gaya belajar siswa yang kinestetik auditori dan visual belum diberikan pilihan sumber belajar yang memadai. Sementara itu belum ada bahan ajar digital yang disesuaikan dengan gaya belajar dalam belajar menulis puisi. Hal itu perlu diadakan mengingat siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda meliputi potensi minat bakat dan keinginannya. Keragaman layanan dari tinjauan perbedaan karakteristik tersebut perlu dikembangkan bahan ajar yang berdiferensiasi. Bahan ajar digital berdiferensiasi tersebut diharapkan guru mampu memperhatikan perbedaan siswa dan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan penelitian ini ada dua. Tujuan (1) menghasilkan bahan ajar digital menulis puisi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan pendekatan diferensiasi bagi siswa SMP dan (2) mendeskripsikan hasil uji kelayakan dan keefektifan bahan ajar digital berdiferensiasi menulis puisi. Metode penelitian pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Branch 2009) yang terdiri dari lima tahapan yang meliputi analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi. Tahap analisis meliputi analisis kebutuhan kurikulum lingkungan belajar siswa dan guru. Tahap desain dengan membuat draf/rancangan bahan ajar digital berdiferensiasi itu dari segi spesifikasi LMS rancangan isi materi yang disajikan jenis diferensiasi yang dipilih dan dikembangkan rancangan bentuk uji kompetensi dan latihan. Tahap pengembangan mencakup kegiatan pembuatan dan pengujian produk bahan ajar digital berdiferensiasi menulis puisi untuk penguatan berpikir kreatif. Pada tahap pengembangan ini telah dilakukan uji produk oleh validator ahli pembelajaran ahli materi dan ahli bahan ajar digital dan praktisi. Dari hasil uji produk dari validator ini dilakukan revisi produk bahan ajar berdiferensiasi. Selain uji produk oleh validator ahli juga dilakukan uji validasi oleh dua praktisi dan siswa dalam skala terbatas. Tahap implementasi mencakup kegiatan uji produk kepada siswa pada pembelajaran menulis puisi selama lima kali pertemuan. Tahap implementasi ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan bahan ajar berdiferensiasi ini digunakan. Tahap evaluasi mencakup kegiatan setelah bahan ajar digital berdiferensiasi diimplementasikan. Hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh validator ahli pembelajaran ahli materi menulis puisi ahli bahan ajar digital dan validator dua praktisi tersebut langsung dilakukan revisi produk. Catatan lapangan selama uji produk sangat berharga untuk memperbaiki produk. Hasil angket respon guru dan siswa serta komentar dan sarannya bisa dijadikan masukan untuk revisi produk selanjutnya. Hasil validasi dari pembelajaran ahli materi dan ahli bahan ajar digital berdiferensiasi menunjukkan bahwa bahan ajar digital berdiferensiasi menulis puisi baik dari segi kelayakan isi bahan ajar penyajian kebahasaan kesesuaian dengan pembelajaran berdiferensiasi dan kegrafikan menunjukkan bahwa bahan ajar digital ini dikategorikan sangat layak dan tindaklanjutnya dapat diimplementasikan dalam pembelajaran menulis puisi. Meskipun ada beberapa saran komentar dan masukan yang dapat dijadikan untuk merevisi produk akhir. Hasil uji validasi dari praktisi juga menunjukkan bahwa bahan ajar digital berdiferensiasi menulis puisi baik dari segi kelayakan isi penyajian kebahasaan kesesuaian dengan pembelajaran berdiferensiasi dan kegrafikan menunjukkan bahwa sangat layak dan sebagai tindaklanjut dapat diimplementasikan pada pembelajaran menulis puisi siswa. Hasil uji keefektifitas antara nilai pretes dan postes kelas eksperimen juga menunjukkan bahwa bahan ajar digital berdiferensiasi ini sangat efektif digunakan dan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam menulis puisi. Begitu pula dengan hasil angket respon siswa dan guru menunjukkan respon positif dalam implementasi bahan ajar digital berdiferensiasi tersebut. Di samping itu telah ditemukan bahwa hasil karya siswa berupa puisi menunjukkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam menulis puisi yang ditunjukkan dengan fluency (kelancaran) flexybility (keluwesan) originality (keaslian) dan elaboration (keterincian) dalam memilih tema diksi citraan tipografi majas pesan/amanat yang disampaikan kepada pembaca. Bahan ajar digital dengan pendekatan diferensiasi menulis puisi ini terdiri (1) menganalisis unsur-unsur dan memahami isi puisi (2) langkah-langkah menulis puisi (3) praktik menulis puisi dan (4) menyunting dan memublikasikan puisi. Pengembangan bahan ajar digital berdiferensiasi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan ajar digital dalam menulis puisi. Selain itu dapat dilakukan penelitian lanjutan untuk bisa dikembangkan asesmen digital berdiferensiasi apresiasi dan menulis puisi atau keterampilan lainnya model pembelajaran atau bahan ajar berdiferensiasi ini dapat dikembangkan sesuai kecepatan belajar siswa atau sesuai diferensiasi lainnya.