Skripsi
Rancang bangun alat monitoring kadar hemoglobin dan pengukur suhu tubuh secara non-invasive menggunakan sensor max30102 dan mlx90614 / Gina Anggriani Puspita Nasa
Abstrak
Hemoglobin ditemukan dalam sel darah merah berfungsi untuk mengangkut karbon dioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru dan oksigen dari paru-paru ke jaringan lainnya. Hemoglobin memiliki peran penting dalam proses pemindahan oksigen. Jadi pemeriksaan kadar hemoglobin sangat penting karena dapat menunjukkan kondisi tubuh. Kadar hemoglobin yang tinggi biasanya dapat menyebabkan masalah seperti sakit kepala kelelahan pembengkakan sendi dan lainnya. Sedangkan kadar hemoglobin yang rendah biasanya menunjukkan anemia atau kekurangan zat besi. Penderita anemia saat cukup tinggi karena itu diperlukannya pemeriksaan kadar hemoglobin secara rutin. Prosedur pengecekan kadar hemoglobin darah yang umum saat ini dilakukan secara invasive. Metode ini mempunyai beberapa kelemahan misalnya bagi pasien yang takut akan jarum suntik maupun darah karena pada metode invasive ini diperlukan proses pengambilan sampel darah dengan melukai tubuh. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan pembuatan instrumen dan peralatan yang bermanfaat. Satu dampak terbesar teknologi pada perawatan pasien adalah pergeseran dari prosedur diagnostik invasive ke prosedur non-invasive. Pada penelitian ini dikembangkan alat monitoring kadar hemoglobin darah secara non-invasive yang didapatkan dari penyerapan cahaya LED infrared dan red yang dimiliki oleh sensor MAX30102. Selain menggunakan sensor MAX30102 dalam penelitian ini juga digunakan sensor MLX906614 yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Alat ini dikembangkan sehingga pengguna dapat melakukan pengecekan kadar hemoglobin dan suhu tubuh secara berkala dengan mudah. Penelitian dengan metode Research and Development (RnD) ini dilakukan dengan mengkalibrasikan nilai rasio yang didapatkan dari LED RED dan IR dengan nilai hemoglobin secara invasive. Pengujian yang dilakukan dengan sensor MAX30102 memiliki rata-rata nilai akurasi sebesar 93 62 % dan nilai error 6 38%. Sedangkan sensor MLX90614 memiliki rata-rata keakurasian sebesar 99 43% dan rata-rata nilai error sebesar 0 57%.