Skripsi
Hubungan antara volume kegiatan pondok pesantren dengan kejenuhan belajar siswa kelas viii mts. kha wahid hasyim bangil kabupaten pasuruan / Indah Yani
Abstrak
Lembaga pendidikan di pesantren ialah satu dari beragam pendidikan formal di Indonesia yang memadukan pendidikan sekolah umum dengan pesantren. Di lingkungannya tercipta suatu pola kehidupan dengan karakteristik serta ciri khas dimana mulainya jadwal aktivitas yang sudah berbeda dengan konsep rutinitas kegiatan masyarakat sekitar. Volume kegiatan di pondok pesantren merupakan banyaknya program kegiatan yang dilaksanakan di pondok pesantren tersebut. Banyaknya program kegiatan yang dilaksanakan hal itu membuat jadwal kegiatan siswa sangat padat. Padatnya jadwal dan banyaknya hal yang perlu dipelajari siswa dapat membuat siswa merasa kelelahan yang menjadi salah satu faktor kejenuhan belajar. Tujuan dari penelitian ini ialah (a) untuk mengetahui volume kegiatan pondok pesantren (b) untuk mengetahui tingkat kejenuhan belajar siswa serta (c) untuk mengetahui hubungan antara volume kegiatan dengan kejenuhan belajar siswa. Rancangan penelitian ini yakni deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII MTs. KHA Wahid Hasyim Bangil Kabupaten Pasuruan. Jumlah sampel adalah 114 orang siswa dengan menggunakan teknik sampling total. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner skala kejenuhan belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi. Teknik analisis deskriptif bertujuan untuk menjelaskan atau menerangkan situasi-situasi atau pun suatu peristiwa tertentu yang terjadi ketika penelitian dilaksanakan. Sedangkan analisis korelasional bertujuan mengidentifikasi hubungan prediktif dengan menggunakan teknik korelasi atau teknik statistik yang lebih canggih. Hasil penelitian menunjukkan volume kegiatan di pondok pesantren terbilang cukup tinggi sedangkan tingkat kejenuhan belajar berada di berkategori sedang. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara volume kegiatan pondok pesantren dengan kejenuhan belajar siswa kelas VIII MTs. KHA Wahid Hasyim Bangil Kabupaten Pasuruan. Hasil pengujian korelasi antara volume kegiatan dengan kejenuhan belajar yang menunjukkan harga koefisien anatara kedua variabel tersebut adalah 0.487 dengan nilai signifiikansi 0.000 dimana p lt 0 05 dengan artian hipotesis penelitian diterima. Semakin tinggi volume kegiatan yang diikuti oleh siswa maka tingkat kejenuhan belajar yang dialami oleh siswa juga meninggi dan berlaku kebalikannya. Saran yang dapat diberikan bagi sekolah ialah Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan lagi pencapaian tujuan sekolah dengan mengadakan evaluasi dan pembuatan media belajar yang menarik agar dapat mencapai tujuan pendidikan yang menyenangkan efektif dan efesien serta dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program Bimbingan dan Konseling.