Skripsi
Perbandingan single stage dan two stage sampling plan pada proses inspeksi di kemasan bulk msg (studi kasus pt. daesang ingredients indonesia) / Wahyu Ardita Puspitasari
Abstrak
PT. Daesang Ingredients Indonesia memproduksi bahan tambahan makanan seperti Monosodium Glutamate (MSG) atau vetsin. Penelitian ini membahas permasalahan pada saat proses pengemasan produk kemasan bulk karena tidak ada inspeksi saat produk diproses. Inspeksi dilakukan saat proses pengemasan selesai dan dilakukan oleh petugas sehingga proses inspeksi kurang maksimal dan masih sering ditemukan produk MSG yang tidak standar seperti terdapat kotoran dalam produk mesh size yang tidak standar kandungan kimia yang tidak standar massa jenis pada produk yang tidak standar dan juga kemasan produk yang rusak. Penelitian ini membahas tentang teori acceptance sampling dengan metode perbandingan sampel tunggal dan sampel ganda. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi secara langsung dan wawancara pada tenaga kerja quality control. Sementara itu data sekunder yang didapatkan berupa nilai Acceptance Quality Level (AQL) jumlah sampling setiap sampel dan parameter yang diperiksa. Data yang diperoleh akan digunakan untuk merancang pengambilan sampel dan mengukur performansi pengambilan sampel melalui tiga kurva yaitu kurva Operating Characteristic (OC Curve) kurva Average Outgoing Quality (AOQ Curve) dan kurva Average Total Inspection (ATI Curve). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengambilan sampel ganda merupakan pengambilan sampel terbaik dengan persentase cacat 1% dengan nilai OC Curve sebesar 99.95% nilai AOQ Curve sebesar 0.8% dan nilai ATI Curve sebesar 4 unit sampel. Nilai probabilitas penerimaan mempengaruhi nilai AOQ dan ATI sebagai parameter tambahan dalam analisis sampling penerimaan.