Skripsi
Analisis kinerja simpang bersinyal di kota malang menggunakan pkji 2023 (studi kasus: simpang dieng malang) / Mohammad Ramzy Raihan
Abstrak
Simpang Dieng adalah salah satu simpang di kota Malang yang mempunyai volume arus lalu lintas yang cukup padat. Simpang Dieng menjadi salah satu akses jalur kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dengan tata guna lahan di sekitar simpang Dieng seperti toko/kios dan perkantoran serta sekolah/kampus sehingga mempunyai tarikan yang cukup besar dan membuat arus volume kendaraan lalu lintas tinggi yang bisa memicu terjadinya kemacetan. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan kinerja pada simpang Dieng pada kondisi eksisting menggunakan PKJI 2023 (2) menganalisis alternatif solusi yang dapat dilakukan pada simpang Dieng (3) menganalisis perkiraan untuk waktu 5 tahun yang akan datang setelah mendapat alternatif solusi kinerja simpang. Rancangan penelitian dimulai dari survei pendahuluan studi pustaka pengumpulan data pengolahan data analisis kinerja simpang analisis alternatif solusi analisis kinerja simpang 5 tahun yang akan datang pembahasan kesimpulan dan saran. Analisis perhitungan kinerja simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian analisis kinerja simpang Dieng diperoleh (1) nilai derajat kejenuhan tertinggi pada jam puncak pagi hari Rabu 11 Oktober 2023 dengan nilai 1 133 dengan kapasitas maksimum pada pendekat selatan sebesar 902 SMP/jam dan arus lalu lintas sebanyak 1022 SMP/jam serta menghasilkan tundaan rata-rata simpang sebesar 187 9 det/SMP yang termasuk dalam kategori tingkat pelayanan F (sangat buruk) maka perlu dilakukan analisis untuk mencari alternatif solusi yang sesuai dengan ketentuan PKJI 2023. (2) Alternatif solusi terbaik yang dapat diterapkan dengan melakukan pelarangan belok kanan pada pendekat utara dan pendekat selatan dan melakukan perubahan 4 fase menjadi 3 fase serta penambahan lebar pada semua pendekat. Penerapan alternatif solusi tersebut mendapatkan kategori tingkat pelayanan C (sedang) dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 31 3 det/SMP. (3) Analisis perkiraan alternatif solusi yang terbaik untuk 5 tahun yang akan datang dengan menggunakan metode analisis regresi tunggal. Hasil analisis perkiraan tersebut ditemukan bahwa kinerja simpang mengalami penurunan menjadi tingkat pelayanan D (kurang) pada tahun 2028 dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 37 7 det/SMP.