Skripsi
Produksi film grahita sebagai media pelestarian budaya jawa / Irene Dhea Yuvinta
Abstrak
Budaya Jawa di Indonesia semakin terlupakan akibat arus globalisasi pada zaman modern. Banyak masyarakat Jawa di Indonesia yang enggan melestarikan budaya sendiri karena lebih suka belajar bahasa asing dan melestarikan kesenian budaya luar daripada budaya sendiri. Budaya Jawa telah tergeser oleh budaya-budaya luar khususnya budaya Barat dan budaya Korea. Oleh karena itu diproduksi sebuah film berjudul Grahita yang mengangkat tema budaya Jawa dengan tujuan untuk melestarikan budaya Jawa. Proses produksi film Grahita dibuat melalui model penelitian pengembangan 4D yang dicetuskan oleh Sivasailam Thiagarajan. Model 4D memiliki empat tahapan yaitu (1) define atau dapat disebut tahap pendefinisian (2) design atau dapat disebut tahap perancangan yaitu perancangan produk berupa film yang diklasifikasikan menjadi 3 tahap 1) Pra Produksi 2) Produksi dan 3) Pasca Produksi (3) develop atau dapat disebut tahap pengembangan dan (4) disseminate atau dapat disebut tahap penyebarluasan. Hasil dari proses produksi adalah sebuah film berjudul Grahita dengan durasi 18 menit. Diharapkan dengan terciptanya film ini masyarakat menjadi semakin tergerak untuk melestarikan budaya Jawa menjadikan film ini sebagai media pembelajaran maupun sebagai bahan diskusi kajian para peneliti lainnya.