Tesis
Efektivitas model pembelajaran learning cycle 7e dengan pendekatan stem dan asesmen formatif terhadap penguasaan konsep dan scientific literacy pada materi usaha dan energi / Maharani Karunia Putri
Abstrak
Siswa di Indonesia masih memiliki kemampuan scientific literacy yang rendah pada materi usaha dan energi. Kesulitan siswa pada scientific literacy berkaitan erat dengan rendahnya penguasaan konsep. Beberapa solusi telah dilakukan untuk mengatasi kesulitan penguasaan konsep dan scientific literacy namun belum mampu menghubungkan konsep fisika dengan interaksi antara sains teknologi dan masyarakat serta memiliki kelemahan dalam mengubah pengetahuan awal siswa. Learning Cycle 7E berbasis STEM merupakan pembelajaran yang sesuai dalam meningkatkan penguasaan konsep dan sicentific literacy karena bersifat konstruktivis memiliki sintaks yang membangun struktur pengetahuan baru dan memperbaharui prakonsepsi dan miskonsepsi serta merupakan integrasi yang cocok dengan pembelajaran sains teknologi teknik dan matematika pada masalah aktual. Namun pembelajaran ini memiliki kelemahan dalam penerapan penguasaan konsep fisika pada praktik sehari-hari dan memiliki N-Gain peningkatan scientific literacy pada kategori rendah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran dilakukan secara daring dan siswa tidak sering mengerjakan soal-soal fisika. Asesmen formatif merupakan solusi yang sesuai dalam permasalahan ini. Bantuan asesmen formatif mampu berperan dalam mencari informasi tentang kesulitan belajar yang dialami siswa selama pembelajaran memberikan feedback terhadap kesulitan siswa dalam memahamai aplikasi konsep pada praktik sehari-hari sehingga kegiatan pembelajaran berjalan efektif. Oleh karena itu model pembelajaran ini dengan bantuan asesmen formatif dianggap cocok dalam meningkatkan penguasaan konsep dan scientific literacy pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan mixed method desain embedded experimental. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data kuantitatif diperoleh melalui data tes penguasaan konsep dan scientific literacy. Partisipan penelitian adalah 27 siswa kelas X MIPA 3 SMA Laboratorium UM. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes penguasaan konsep dan scientific literacy. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan uji beda berpasangan N-gain dan Cohen rsquo s d-effect size dan uji korelasi antara penguasaan konsep dan scientific literacy. Sedangkan analisis data kualitatif menggunakan prosedur pengumpulan data reduksi data pengkodingan penyajian data dan membangun suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Learning cycle 7E berbasis STEM berpengaruh dalam meningkatkan penguasaan konsep dan scienitifc literacy. Peningkatan penguasaan konsep siswa ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 0 644 atau dalam kategori sedang dan effect size sebesar 4 163 atau dalam kategori kuat. Siswa terbantu melalui fase Explore dimana praktikum membantu dalam memahami konsep dengan cara membuktikannya secara langsung dan terbiasa untuk menghapal tetapan pada materi usaha dan energi. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam dalam mengevaluasi konsep energi kinetik (C5). Siswa cenderung mengevaluasi permasalahan dengan menggunakan rumus energi kinetik daripada teorema usaha dan energi kinetik. Peningkatan scientific literacy siswa ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 0 403 atau dalam kategori sedang dan effect size sebesar 0 989 atau dalam kategori sedang. Fase Elaborate mampu membantu siswa untuk memahami konsep usaha dan energi secara langsung jika diaplikasikan di kehidupan sehari-hari melalui gagasan ide solusi ilmiah. Beberapa siswa masih mengalami kesulitan pada indikator creating and evaluating the experiments. Siswa mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep usaha energi dengan konsep pada materi fisika lainnya untuk menyusun suatu solusi atau penyelidikan yang tepat. Hasil korelasi antara penguasaan konsep dan scientific literacy yakni memiki nilai koefisien sebesar 0 143 atau hubungan dalam kategori lemah dengan arah positif. Hal ini disebabkan karena siswa kurang menguasai kemampuan menjelaskan implikasi pengetahuan usaha dan energi kinetik dalam masyarakat sebagai salah satu komponen pada indikator explaining the phenomena scientifically dan menghubungkan materi usaha dan energi dengan materi lain dalam mengusulkan desain untuk mengeksplorasi penyelidikan terkait solusi dari permasalahan usaha - kekekalan energi mekanik dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Cycle Learning 7E berbasis STEM dan asesmen formatif efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep dan scientific literacy pada materi usaha dan energi. Namun penelitian ini memiliki kesulitan dalam mengolah waktu pelaksanaan asesmen formatif. Oleh karena itu manajemen kelas yang sangat baik sangat dibutuhkan pada pembelajaraan ini agar semua tahapan dapat terlaksana secara maksimal. Selain manajemen kelas asesmen formatif dapat dilakukan lebih efektif dan efisien dengan penggunaan shy e-asseement.