Tesis
Pengembangan e-modul berbasis projects health citizenship pada mata kuliah pendidikan kewarganegaraan untuk mengembangkan keterampilan abad-21 (4c) di Poltekkes Kemenkes Negeri Malang / Alfan Bramantya
Abstrak
Pengajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi masih memiliki major-gap dalam praktik pembelajarannya. Penyampaian materi dan proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan belum sesuai dengan karakteristik dari masing-masing program atau latar belakang keilmuan dari masing-masing mahasiswa. Pembelajaran PKn pada mahasiswa kebidanan semestinya bersifat kontekstual yang menekankan kepada pendekatan pembelajaran PKn melalui case- study yang relevan dengan keilmuan mahasiswa jurusan kebidanan. Pendekatan pembelajaran PKn secara kontekstual pada tingkat perguruan tinggi terbukti dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait isu- isu sosial yang ada di masyarakat. Pembelajaran PKn yang bersifat kontekstual dapat membantu mahasiswa kebidanan dalam menangkap gambaran permasalahan sosial di masyarakat pembelajaran berbasis 4C (Creativity Critical Thinking Communication Collaboration) yang merujuk kepada ketrampilan Abad-21 yang berhubungan dengan masyarakat secara langsung. Pengembangan E-modul untuk media pembelajaran telah banyak dikembangkan namun masih terbatas pada tingkat pendidikan dasar dan menegah. Pengembangan E-modul pada tingkat pendidikan tinggi pun telah dilakukan akan tetapi tidak sesuai dengan karakteristik keilmuan mahasiswa dan cenderung bersifat tekstual. E- Modul berbasis Project Health Citizenship merupakan E-Modul pembelajaran PKn untuk mahasiswa kebidanan yang dikembangkan dengan perpaduan model pembelajaran (pembelajaran konstektual 4C dan pembelajaran berbasis proyek). Materi pembelajaran akan disesuaikan dengan model pembelajaran yang diterapkan sehingga mahasiswa akan lebih mudah untuk memahami konteks pembelajaran PKn dengan mudah. Implikasinya mahasiswa dapat terjun langsung dan mempraktikkan keilmuan mereka untuk membantu masyarakat secara langsung. Penilitian ini memiliki tujuan daintaranya 1) Menghasilkan produk berupa e-modul berbasis project health citizenship pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 2) Mengukur kelayakan e-modul berbasis project health citizenship pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 3) Mengukur kepraktisan e-modul berbasis project health citizenship pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 4) Mengukur efektivitas e-modul berbasis project health citizenship pada pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan kemampuan 4C. Penelitian dengan judul ldquo Pengembangan E-Modul berbasis Projects Health Citizenship pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Keterampilan Abad-21 (4C) di Poltekkes Kemenkes Negeri Malang rdquo ini merupakan penelitian pengembangan dengan Model ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan prosedur yang sesuai sehingga mendapatkan produk akhir berupa e-modul berbasis projects health citizenship. E-modul berbasis projects health citizenship telah disusun dengan mengikuti kaidah penelitian pengembangan model ADDIE. E-modul ini telah dinilai dan divalidasi oleh 6 ahli dan mendapatkan kriteria kelayakan produk yang maksimal. Hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar juga menujukan bahwa e-modul berbasis projects health citizenship sangat diterima oleh calon pengguna. Hasil rerata validasi materi e-modul ini sebesar 99 26% validasi media 99 32% dan validasi bahasa sebesar 86 76%. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah mahasiswa D4 Kebidanan. Pada tahap uji coba skala kecil diperoleh sebesar 78 93% sedangkan skala besar sebesar 85 91%. Sehingga e-modul berbasis projects health citizenship sangat layak dan sangat diterima oleh mahasiswa kebidanan di Poltekkes Kemenkes Negeri Malang. Hasil perhitungan menggunakan wilcoxon signed rank test memperoleh nilai Z -5.945 dengan perolehan asymp sig.(2-tailed) 0.000 lt 0.05 artinya terdapat pengaruh penggunaan e-modul berbasis project health citizenship untuk menunjang keterampilan 4C dalam perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan.