Skripsi
Efektivitas pelatihan wawasan kebangsaan dengan pendekatan joyful learning terhadap peningkatan kompetensi profesional guru SD dalam menerapkan nilai-nilai di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur / Dwi Puspita Sari
Abstrak
Pelatihan merupakan suatu proses yang terencana guna untuk meningkatkan sikap pengetahuan serta tingkah laku. Pelatihan merupakan hal yang penting dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia termasuk pendidik. Pendidik perlu meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam menjalankan profesinya secara profesional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) efektivitas pelatihan wawasan kebansaan dengan pendekatan joyful learning 2) peningkatan kompetensi profesional guru dalam menerapkan nilai-nilai wawasan kebansaan 3) pengaruh pelatihan wawasan kebansaan dengan pendekatan joyful learning terhadap peningkatan kompetensi profesional guru sd dalam menerapkan nilai-nilai wawasan kebansaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif dengan analisis regresi linear sederhana. Penelitian dilakukan di lembaga pendidikan dan pelatihan Provinsi Jawa Timur dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang sampel pada penelitian ini menggunakan sampel total yaitu seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini Hasil penelitian efektivitas pelatihan wawasan kebangsaan dengan pendekatan joyful learning yang menunjukkan hasil sangat efektif dengan persentase 86 2% peserta pelatihan memberikan penilaian positif terhadap pelatihan mencerminkan kepuasan mereka terhadap pendekatan joyful learning yang digunakan. Guru-guru dalam penelitian ini telah menunjukkan kemampuan merencanakan pembelajaran dengan menyusun rancangan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan menggunakan modul sebagai panduan. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan terdapat pengaruh yang signifikan antara pelatihan wawasan kebansaan dengan pendekatan joyful learning terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dimana dapat dilihat dari skor uji determinasi memperoleh skor 58 7% nilai tersebut dapat dikatakan bahwa pelatihan wawasan kebangsaan dengan pendekatan joyful learning berpengaruh positif terhadap koompetensi profesional guru dalam menerapkan nilai-nilai wawasan kebansaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan untuk fasilitator agar tetap mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pelatihan agar dapat menghasilkan hasil pelatihan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Serta untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai pelatihan wawasan kebansaan terutama dalam peningakatn kompetensi profesional guru.