Skripsi
Analisis variasi umur Ulat Jerman (zophobas atratus) terhadap indeks reduksi limbah plastik ldpe / Melati Nastiti Ningrum Abidin
Abstrak
Perkembangan era saat ini menjadikan penggunaan plastik meningkat ditambah dengan peningkatan pertumbuhan penduduk yang signifikan setiap tahunnya membuat permintaan produksi plastik yang besar. Hal ini memicu penumpukan limbah plastik yang berakibat mencemari ekosistem. Oleh karena itu diperlukan penanganan terhadap limbah plastik dengan metode yang ramah lingkungan seperti menggunakan agen biologi ulat jerman (Zophobas atratus). Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi umur 46 hari sampai 90 hari ulat jerman (Zophobas atratus) terhadap indeks reduksi limbah plastik LDPE. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan di rumah peneliti di Kota Malang Laboratorium Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan limbah plastik LDPE sebanyak 2g sedangkan kelompok kontrol diberikan pakan timun sebanyak 1 25g selama 45 hari. Analisis data menggunakan analisis deskriptif analitik. Berdasarkan hasil studi ulat jerman berumur 76-90 hari memiliki indeks reduksi paling tinggi dibandingkan dengan umur sebelumnya yaitu sebesar 0.765. Ulat jerman berumur 61-75 hari memiliki indeks reduksi sebesar 0.560. Ulat jerman berumur 46-60 hari memiliki indeks reduksi sebesar 0.400. Meskipun ulat jerman lebih optimal dalam mendegradasikan plastik LDPE dibandingkan dengan organisme lain tetapi apabila diaplikasikan masih belum efektif dan efisien dan masih membutuhkan perlakuan lanjutan.