Disertasi
Model pembelajaran practice rehearsal pairs dengan dynamic video media untuk meningkatkan kemampuan interpretasi grafik kinematika peserta didik SMP/MTS / Luluk Hariroh
Abstrak
Banyak pekerjaan yang berhubungan dengan grafik sehingga kemampuanyang terkait dengan grafik harus dipelajari sejak usia dini. Namun belum banyakpenelitian yang memanfaatkan kemampuan bekerja dengan grafik untuk melatihpeserta didik SMP/MTs. Grafik kinematika berperan penting dalam pemahamanpeserta didik terhadap konsep dasar fisika yang berhubungan dengan gerak.Memahami grafik kinematika bagi peserta didik SMP adalah hal penting karenadapat melatih peserta didik untuk bekerja dengan grafik. Maka penting untukmelakukan penelitian dan merancang model untuk membantu peserta didikSMP/MTs agar mampu bekerja dengan grafik kinematika. Model yang digunakanadalah menemukan permasalahan yang dihadapi peserta didik dalammenyelesaikan grafik kinematika. Setelah menemukan permasalahannya akanditentukan model yang sesuai untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan penelitian iniadalah untuk merancang pembelajaran yang efektif untuk meningkatkankemampuan peserta didik dalam bekerja dengan grafik kinematika. Untukmencapai tujuan tersebut terlebih dahulu dilakukan eksplorasi kemampuan awaldan atau kesulitan peserta didik bekerja dengan grafik kinematika. Hasilnyadigunakan sebagai input merancang pembelajaran. Tahap berikutnya adalahmerancang dan menguji menguji efektivitas model pembelajaran yang telahdikembangkan.Tahap pertama eksplorasi kemampuan awal dan atau kesulitan peserta didik melibatkan 390 peserta didik kelas SMP/MTs di Kota Malang. Instrumen yangdigunakan sebagai eksplorasi kemampuan awal adalah 10 soal grafik kinematikayang diambil dari TUG-K sebagai eksplorasi kemampuan awal. Tahap keduapeneliti memberikan model pembelajaran PRPs dengan DVM untuk meningkatkankemampuan interpretasi grafik kinematika. Ekperimen model pembelajaran danmedia pembelajaran dilaksanakan pada tiga kelas yang dipilih secara random.Tahap kedua ini melibatkan 3 kelas atau 77 peserta didik dari kelas heterogen yang vimendapatkan treatment PRPs dengan DVM. Pada tahap ini peneliti memberikanuji kemampuan akhir untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang diberikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas IX SMP/MTs diKota Malang memiliki kemampuan menginterpretasi grafik kinematik yang masihrendah dengan rata-rata eksplorasi kemampuan awal adalah 54 6. Kesulitan yangdialami peserta didik adalah membaca grafik melalui kemiringan/gradien luas areadi bawah grafik dan membaca grafik secara langsung. Model pembelajaran PRPsdengan DVM dapat meningkatkan kemampuan interpretasi grafik kinematikapeserta didik SMP/MTs. Pada tiga kelas eksperimen terjadi peningkatan skoreksplorasi kemampuan awal dan uji kemampuan akhir. Hasil uji non parametrikdengan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen9K 9L dan 9M ketiganya memiliki nilai Sig.(2-tailed) 0 000 lt 0 05 sehingga dapatdisimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kemampuan awal dankemampuan akhir peserta didik kelas eksperimen antara sebelum dan sesudahpenerapan PRPs dan penggunaan DVM. Hal ini menunjukkan bahwa modelpembelajaran PRPs dengan DVM dapat meningkatkan kemampuan interpretasigrafik kinematika peserta didik SMP/MTs.