Skripsi
Fungsi buku penghubung orang tua dan guru pada era komunikasi digital di satuan PAUD (studi kasus di Taman Kanak-Kanak PKK Setya Putra Desa Bokor Kecamatan Tumpang) / Dian Ayu Septiani
Abstrak
Kerjasama orang tua dan guru sangat penting dilakukan. Untuk mewujudkan kerjasama atau komunikasi antara orang tua dan dengan pihak sekolah terutama guru maka perlu adanya media untuk komunikasi salah satunya yaitu buku penghubung. Buku penghubung merupakan salah satu media komunikasi untuk saling bertukar informasi antara orang tua dan guru. Buku penghubung memuat informasi aktivitas anak yang perlu disampaikan oleh pendidik pada oang tua dan sebaliknya. Pada era digital saat ini media komunikasi dalam berkomunikasi antara guru dan orang tua pun berubah. Sebelum era digital komunikasi guru dengan orang tua dilakukan dengan pertemuan langsung melalui surat edaran resmi dari sekolah atau buku komunikasi. seiring berjalannya waktu komunikasi yang dilakukan beralih dengan saling menghubungi lewat telepon buku komunikasi manualpun tidak lagi banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan buku penghubung bagi orang tua dan guru pada era komunikasi digital di TK PKK Setya Putra Desa Bokor Kecamatan Tumpang dan mengetahui fungsi buku penghubung bagi orang tua dan guru pada era komunikasi digital di TK PKK Setya Putra Desa Bokor Kecamatan Tumpang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah Pendidik TK PKK Setya Putra dan orang tua siswa TK PKK Setya Putra serta jurnal mengenai buku penghubung. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan reduksi data penyajian data kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa fungsi buku penghubung orang tua dan guru pada era komunikasi digital adalah sebagai media komunikasi orang tua dan guru mengenai perkembangan anak yang berisi tentang pencatatan informasi penting yang berkaitan dengan perkembangan kognitif afektif dan psikomotorik anak dan berfungsi untuk meningkatkan kerjasama antara orang tua dan guru. Penggunaan buku penghubung belum begitu optimal dikarenakan karena kesibukan orang tua dan juga karena adanya komunikasi digital salah satunya whatsapp yang digunakan sebagai media komunikasi. Saran yang dapat disampaikan yaitu kepada pendidik hendaknya lebih meningkatkan penggunaan buku penghubung sebagai alat komunikasi antara orang tua dan guru guna mengetahui dan memahami perkembangan anak di sekolah maupun di rumah. Bagi orang tua agar meningkatkan penggunaan buku penghubung sebagai alat komunikasi antara orang tua dan guru dan lebih berperan aktif dalam pendampingan anak berupa perhatian teguran bimbingan dan dorongan belajar serta pemberian fasilitas belajar serta terpenuhinya kebutuhan belajar yang memadai. Bagi peneliti lain agar dapat dijadikan bahan perbandingan dan referensi serta perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan mendalam mengenai buku penghubung di satuan PAUD.