Skripsi
Pengembangan model latihan menendang pada klub futsal Bostroph Kota Malang / Kharisma Helweldery
Abstrak
Maksud dari penelitian ini adalah guna menghasilkan model Latihan Menendang (shooting) di Club Futsal Boshtroph Kota Malang yang disajikan dalam bentuk buku saku dan dapat digunakan sebagai alat pembelajaran. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model prosedur yang berbuah produk berupa variasi model latihan. Penelitian pengembangan memakai metode Research and Development (R amp D) yang terdiri dari sembilan langkah 1) mengidentifikasi masalah 2) pengumpulan data 3) desain produk 4) validasi desain 5) revisi desain 6) uji coba kelompok kecil 7) revisi produk 8) uji coba kelompok besar dan 9) revisi produk. Penelitian ini diidentifikasi melalui pemeriksaan terhadap gaya bermain tim futsal Bostroph Malang serta wawancara dengan banyak atlet dan pelatih Bostroph Malang. Peneliti mengumpulkan data dengan mencari pengertian-pengertian terkait futsal di buku-buku. Perkembangan model latihan menghasilkan terciptanya buku saku. Validasi desain adalah proses menentukan apakah desain sebuah produk akan kian berpengaruh dibandingkan desain yang telah ada. Kerentanan produk akan diidentifikasi setelah validasi oleh spesialis. Uji coba kelompok kecil hanya melibatkan 15 orang. Setelah pengujian kekurangannya akan ditemukan. Uji coba kelompok besar dengan jumlah peserta 30 orang. Data yang diperoleh akan digunakan untuk merevisi media yang dikembangkan. Uji coba produk dirancang untuk menguji keefisienan produk yang dihasilkan. Subyek ahli dipisahkan jadi dua kategori yaitu ahli materi dan ahli media. Mata pelajaran uji coba futsal. Data tersebut diperoleh dengan menggunakan alat pengumpul data seperti skala dan lembar penilaian/respon. Instrumen penelitian ini terdiri dari angket dan tangki penilaian. Analisis validator menghasilkan persentase sebesar 79 0% dari parah ahli materi 90 3% dari parah ahli media dan 93 7% buat altlet Boshtroph Futsal Kota Malang. Oleh karena itu Klub Futsal Boshtroph Kota Malang mengembangkan model latihan menembak yang dinilai ldquo layak digunakan rdquo sebagai media latihan tambahan.