Skripsi
Eksplorasi motif batik tulis di Kota Pasuruan pada \"Griya Batik Sekar Wangi Sejati\" / Tsania Muhammeda Putri
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang visualisasi motif dan ide perancangan motif batik tulis di Kota Pasuruan yang diproduksi Griya Batik Sekar Wangi Sejati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan adalah pencipta batik sekaligus pemilik Griya Batik Sekar Wangi Sejati Pengrajin batik dan Dispendikbud Kota Pasuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tahapan (1) pengumpulan data (2) reduksi dan penyajian data (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan motif batik tulis Kota Pasuruan pada Griya Batik Sekar Wangi Sejati terdiri dari 4 motif yaitu (1) Pasuruan Kota Pusaka (2) Karang Kritis (3) Rumah Singa dan (4) Pring Kuning Suropati. Ide perancangan yang terkandung dalam motif batik tulis Sekar Wangi Sejati yaitu (1) Pasuruan Kota Pusaka terinspirasi dari bangunan atau tempat yang menjadi icon di Kota Pasuruan seperti Masjid Jami rsquo Al-Anwar Gedung Harmonie dan pelabuhan di Kota Pasuruan. (2) Karang Krtis terinspirasi dari bentuk kritikan terhadap perairan laut yang kondisinya miris untuk saat ini. Kelestarian lingkungan dan ekosistem biota laut ingin disampaikan melalui motif ini untuk peduli dan tidak mengeksploitasi hasil laut. (3) Rumah Singa terinspirasi dari banguna peninggalan Cina di Kota Pasuruan yang dirawat baik dan dijadikan cagar budaya namun tidak dibuka untuk aktivitas wisata karena milik perorangan. (4) Pring Kuning Suropati terinspirasi dari bentuk kepahlawanan bangsa dahulu melawan penjajah namun masih belum memiliki senjata sehingga bambu runcing menjadi alat perang pada saat itu. Saran dalam penelitian ini (1) Bagi lembaga digunakan sebagai referensi (2)Bagi peneliti lain mengembangkan indikator batik tulis berbeda (3)Bagi industri batik dapat memperluas media batik tulis melalui media digital seperti e-catalog atau sosial media lain agar konsumen dapat melihat dokumentasi atau koleksi batik sekar wangi sejati melalu media online (4)Bagi pemerintah daerah dapat mematenkan hak cipta terhadap motif batik tulis Kota Pasuruan agar mendapat perlindungan HKI dan menjadi aset budaya bahwa Kota Pasuruan memiliki batik khas daerahnya.