Skripsi
Analisis hasil antropometri terhadap tingkat risiko kardiovaskular pada Persatuan Atlet Master Indonesia (PAMI) Kota Malang / Mishella Putri Novitalia
Abstrak
Atlet seharusnya memiliki kebugaran yang baik tetapi atlet master berisiko memiliki penyakit kardiovaskular (CVD). Diperlukan pengukuran antropometri selain Indeks Massa Tubuh (BMI) untuk memantau CVD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hasil antropometri (Body Mass Index (BMI) persentase massa otot persentase massa lemak Lingkar Pinggang (LP) Rasio Lingkar Pinggang dan Pinggul (RLPP)) terhadap tingkat risiko kardiovaskular pada atlet PAMI Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan populasi 50 responden dan sampel 41 responden dengan teknik purposive sampling. Pengukuran antropometri menggunakan instrumen timbangan badan digital stadiometer Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) serta pita pengukur. Risiko CVD menggunakan WHO Chart CVD Risk 2019 Southeast Asia Non-Laboratory. Hasil uji Rank Spearman menunjukkan bahwa hasil antropometri berupa LP (r 0 391 p 0 012 ) dan RLPP (r 0 372 p 0 017 ) berhubungan signifikan terhadap tingkat risiko kardiovaskular. Sementara itu hasil antropometri berupa BMI (r 0 116 p 0 471) persentase massa lemak (r 0 267 p 0 091) dan persentase massa otot (r -0 107 p 0 505) tidak berhubungan terhadap tingkat risiko kardiovaskular.