Skripsi
Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam lingkungan pembelajaran berbasis masalah / Desy Fitriaska \'Ainunnizar
Abstrak
Keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP masih berada pada kategori rendah. Penelitian dilakukan untuk mengeksplorasi model PBL terhadap potensi ketrampilan berpikir siswa baik secara kritis maupun kreatif. Penelitian menggunakan satu kelas dengan one grup pretest-posttest design yaitu kelas IX di SMPN 2 Pakis. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh kelas IX D. Data diperoleh melalui instrumen evaluasi berupa hasil pretest dan posttest. Instrument lain yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu modul ajar dan LKPD. Analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas data Shapiro-Wilk uji Wilcoxon dan uji N-Gain yang digunakan untuk mengevaluasi perubahan skor. Hasil temuan penelitian memperlihatkan bahwa pelaksanaan PBL efektif dan berhasil secara signifikan dalam meningkatkan dua keterampilan berpikir siswa yaitu kritis dan kreatif. Hal ini dibuktikan dari hasil uji Wilcoxon dengan nilai Signifikansi lt 0 05 dan peningkatan N-Gain yang tinggi untuk berpikir kritis (0 7001) dan kategori sedang untuk berpikir kreatif (0 5826). Dengan demikian hasil dari temuan ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi tentang peran PBL dalam meningkatkan dua keterampilan berpikir siswa (kritis dan kreatif).