Skripsi
Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 elemen pengelasan gmaw bagi siswa Kelas XI Jurusan Teknik Pengelasan SMK Negeri 10 Malang / Muhammad Ikhsanul Aziz
Abstrak
Articulate storyline 3 merupakan software untuk membuat media pembelajaran interaktif yang dapat mengkombinasikan teks gambar animasi video audio grafik animasi hingga kuis. Articulate storyline 3 dimanfaatkan sebagai sarana untuk membuat media pembelajaran interaktif pada elemen pengelasan GMAW. Hasil dari observasi dan wawancara didapatkan bahwa penyampaian materi secara konvesional menyebabkan beberapa siswa belum memperhatikan secara seksama materi yang disampaikan oleh guru. Siswa juga merasa lebih sulit dalam memahami pembelajaran teoritis dibandingkan praktis. Hal tersebut dikarenakan metode pembelajaran secara konvesional hanya sesuai dengan siswa auditori dan metode konvesional juga akan membuat siswa merasa cepat bosan. Perbedaan gaya belajar yang dimiliki setiap siswa membuat siswa sulit menyerap materi karena metode dan media yang digunakan monoton serta tidak cocok terhadap gaya belajar yang dimiliki siswa. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah membuat media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 dan mengetahui respon dari siswa kelas XI jurusan teknik pengelasan SMK Negeri 10 Malang terhadap media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi. Uji kelayakan/validasi ahli dilakukan oleh dosen dari Departemen Teknik Mesin dan Industri Universitas Negeri Malang dan guru SMK Negeri 10 Malang. Uji coba kelompok kecil dan uji lapangan dari media dilakukan kepada siswa kelas XI dari jurusan pengelasan SMK Negeri 10 Malang. Produk media interaktif berbasis articulate storyline 3 mendapatkan persentase sebesar 93 13% dengan kriteria sangat layak dari ahli media hasil persentase dari ahli materi sebesar 85 00% dengan kriteria sangat layak. Hasil dari uji coba kelompok kecil mendapatkan persentase sebesar 87 50% dengan kriteria sangat baik dan hasil dari uji lapangan mendapatkan persentase sebesar 89 42% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan/validasi ahli uji coba kelompok kecil dan uji lapangan didapatkan bahawa media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.