Skripsi
Miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal pecahan bentuk aljabar ditinjau dari kemampuan kognitif / Andini Retno Wulandari
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang dialami siswa kelas VII kemampuan kognitif tinggi sedang dan rendah dalam pecahan bentuk aljabar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling dari 32 siswa kelas VII pada salah satu SMP di Kota Malang. Instrumen yang digunakan yaitu tes materi pecahan bentuk aljabar dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan 1) siswa kemampuan tinggi mengalami miskonsepsi generalisasi miskonsepsi notasi miskonsepsi pengartian huruf dan miskonsepsi pengaplikasian aturan yang tersebar pada konsep unsur-unsur aljabar penjumlahan pengurangan penyebut berbeda dan penyederhanaa. Jenis miskonsepsi yang dialami siswa kemampuan tinggi lebih bervariasi dari kelompok lain namun secara kumulatif jawabannya lebih baik dan jumlah miskonsepsinya lebih sedikit dari siswa kemampuan sedang dan rendah. 2) siswa kemampuan sedang mengalami miskonsepsi notasi miskonsepsi pengartian huruf dan miskonsepsi pengaplikasian aturan yang tersebar pada konsep unsur-unsur aljabar penjumlahan pengurangan penyebut berbeda dan penyederhanaan. Deskripsi kesalahan siswa kemampuan sedang hampir sama dengan siswa kemampuan tinggi namun lebih banyak mengalami miskonsepsi pengartian huruf. 3) siswa kemampuan rendah mengalami miskonsepsi generalisasi miskonsepsi notasi dan miskonsepsi pengartian huruf yang tersebar pada konsep unsur-unsur aljabar penjumlahan dan pengurangan perkalian dan penyederhanaan. Variasi jenis miskonsepsi siswa kemampuan rendah lebih sedikit dari siswa kemampuan tinggi namun secara kumulatif jawabannya lebih buruk karena sangat menyimpang dari konsep aslinya dan jumlah miskonsepsinya lebih banyak dari siswa kemampuan tinggi dan sedang.