Skripsi
Perilaku mental accounting dalam pengelolaan keuangan (studi kasus pada mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kota Malang) / Audya Imanda
Abstrak
Setiap mahasiswa memiliki tujuan keuangan yang ingin dicapai. Salah satunya adalah terpenuhinya kebutuhan hidup selama proses perkuliahan. Akan tetapi terjadinya keterlambatan pendistribusian dana beasiswa menjadi hal yang krusial bagi mahasiswa penerima beasiswa. Maka dari itu mahasiswa menerapkan perilaku mental accounting dalam pengelolaan keuangan dengan tujuan pengendalian diri. Mahasiswa jurusan akuntansi dianggap mampu mengelola keuangan dengan baik karena memiliki dasar pengetahuan terkait pengelolaan keuangan yang didapatkan selama perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku mental accounting mahasiswa akuntansi penerima beasiswa dan non beasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri X dan Z di Kota Malang dalam pengelolaan keuangan. Perguruan Tinggi Negeri X dan Z di Kota Malang sendiri memiliki latar belakang yang berbeda satu sama lain. Penelitian ini merupakan pendekatan penelitian jenis kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Informan dari penelitian ini berjumlah 22 mahasiswa akuntansi yang terdiri dari penerima beasiswa Bidikmisi penerima beasiswa Bank Indonesia (BI) penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan non beasiswa. Wawancara observasi dan dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Di sisi lain untuk menguji keabsahan hasil penelitian peneliti menggunakan triangulasi metode dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 dari 22 mahasiswa jurusan akuntansi mampu menerapkan perilaku mental accounting sebagai strategi pengendalian diri dalam pengelolaan keuangan. Akan tetapi lima informan mengalami bias mental accounting yang mengarah pada perilaku konsumtif. Dengan demikian mahasiswa jurusan akuntansi penerima beasiswa dan non beasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri X dan Z di Kota Malang tidak sepenuhnya mampu menerapkan perilaku mental accounting sebagai strategi pengendalian diri.