Tesis
Pengaruh akulturasi budaya dan sosialisasi keuangan terhadap kesejahteraan keuangan ibu rumah tangga imigran Indonesia asal Sulawesi Selatan di Tawau, Sabah, Malaysia / Diyah Susilowati
Abstrak
Kesejahteraan keuangan menjadi suatu hal yang diupayakan oleh setiap orang hingga penduduk Indonesia melakukan migrasi Internasional. Imigran mengalami tekanan yang besar dalam lingkungan lintas budaya membuat mereka melakukan akulturasi budaya terhadap budaya setempat agar diterima oleh sekitarnya disamping tetap memenuhi kebutuhan hidup mereka dan tetap menjalankan budaya asal mereka. Imigran dalam menghadapi tantangan tersebut perlu menerapkan perilaku keuangan yang bertanggung jawab melalui peran orang di sekitar salah satunya melalui sosialisasi keuangan. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh akulturasi budaya dan sosialisasi keuangan terhadap kesejahteraan keuangan yang dimediasi oleh perilaku keuangan. Penelitian ini dilaksanakan di Sabah Malaysia. Sampel penelitian adalah ibu rumah tangga imigran Indonesia asal Sulawesi Selatan sejumlah 394 orang. Simple random sampling adalah teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel. Kuesioner online digunakan untuk memudahkan dalam pengambilan data. SEM-PLS adalah teknik yang digunakan untuk menganalisis data. Pengolahan data menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini akulturasi budaya dan sosialisasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan perilaku keuangan dan sosialisasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan akulturasi budaya dan sosialisasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan melalui perilaku keuangan. Hanya akulturasi budaya yang berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kesejahteraan keuangan. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk ibu rumah tangga dalam meningkatkan perilaku keuangan dan sosialisasi keuangan bersama pasangan mereka dengan tetap melakukan akulturasi terhadap dua budaya sekaligus. Membantu pihak perusahaan kelapa sawit dan KRI Tawau dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan imigran Indonesia. Membantu peneliti selanjutnya dalam memberikan gambaran kondisi imigran Indonesia di Sabah Malaysia.