Skripsi
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PPKN kelas viii dalam mewujudkan merdeka belajar di SMP Negeri 03 Batu / Nadila Putri Diahutami
Abstrak
Pemerintah berupaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional salah satunya dengan melakukan pembaharuan kurikulum. Kurikulum Merdeka sebagai salah satu program merdeka belajar. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat menjadi alternatif dalam menyampaikan materi secara menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan (1) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMP Negeri 03 Batu berdasarkan gaya belajar peserta didik (2) Kendala dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMP Negeri 03 Batu (3) Solusi dalam mengatasi kendala implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMP Negeri 03 Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desktriptif dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 03 Batu. Teknik pengumpulan data berupa wawancara observasi dan dokumentasi. Sumber data berupa informan peristiwa serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Creswell. Uji keabsahan data meliputi uji kredibilitas uji transferability uji dependability dan uji confirmability. Hasil penelitian menujukkan 1) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi melalui beberapa tahapan proses pembelajaran yaitu a) Tahap awal pemetaan peserta didik berdasarkan gaya belajarnya b) Tahap perencanaan membuat modul ajar c) Tahap pelaksanaan melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dengan memperhatikan keempat aspek diferensiasi konten proses produk dan lingkungan belajar d) Tahap evaluasi melakukan evaluasi dari produk yang dihasilkan peserta didik. 2) Adapun kendala dalam implementasinya adalah guru kesulitan dalam mengetahui kebutuhan belajar peserta didik pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan sarana dan prasarana. 3) Solusi dari kendala tersebut yaitu dengan melakukan pengamatan kebutuhan peserta didik mengubah aktivitas dalam belajar dan meningkatkan sarana dan prasarana.