Skripsi
Aktualisasi kepemimpinan kepala sekolah era disrupsi digital sebagai transformasi pendidikan 4.0 (studi kasus di sman 1 rogojampi) / Reno Ari Dermawan
Abstrak
Aktualisasi kepemimpinan kepala sekolah yang komprehensif mengacu pada segala fungsinya bagi lembaga pendidikan mikro atau sekolah akan berpengaruh pada terwujudnya sebuah lembaga pendidikan yang responsif memiliki mutu tinggi baik dalam proses pelaksanaan seluruh kegiatan sekolah serta utamanya dalam praktik pembelajaran guru dalam sekolah yang penuh dengan kualitas atau bisa disebut mengandung total quality. SMA Negeri 1 Rogojampi menerapkan sejumlah cara yang digunakan oleh kepala sekolah tentunya dengan menitikberatkan penyusun atau penelitian dalam konteks penelitian kepemimpinan memiliki cara yang unik dan perlu dijadikan sebagai acuan bahwa aktualisasi kepemimpinan SMA Negeri 1 Rogojampi menerapkan sejumlah cara yakni kepala sekolah memberikan cara adaptasi transformasi seperti tantangan melewati proses adaptasi inovasi kontinyu belajar dari pengalaman yang sudah berjalan bimbingan dengan wawasan luas dan terbaru kepala sekolah diskusi serta mengakulturasikan keinginan bersama program tidak hanya satu melainkan dengan dibawahi oleh tim-tim yang berjalan berbeda-beda dari setiap tim yang diambil dan dipilih oleh beberapa rekan guru staf bahkan berkolaborasi langsung melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Rogojampi. Fokus penelitian ini mengungkapkan mengenai (1) profil kepemimpinan SMA Negeri 1 Rogojampi Kabupaten Banyuwangi dan (2) Bagaimana aktualisasi Kepala Sekolah dalam implementasi kepemimpinan era disrupsi digital sebagai transformasi pendidikan 4.0 di SMAN 1 Rogojampi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di SMA Negeri 1 Rogojampi Banyuwangi. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni mengacu pada Miles Huberman dan Saldana yakni pengumpulan data kondensasi data penyajian data kesimpulan atau verifikasi data. Keabsahan data penelitian dicek melalui triangulasi (sumber metode dan teknik) ketekunan pengamatan dan diskusi dengan teman sejawat. Simpulan pada penelitian ini meliputi aktualisasi kepemimpinan kepala sekolah era disrupsi digital sebagai transformasi pendidikan 4.0 studi kasus di SMA Negeri 1 Rogojampi bahwa aktualisasi kepemimpinan kepala sekolah melewati proses yang cukup adaptif sehingga berimplikasi pada sebuah proses yang diuji dan dituliskan sehingga memiliki kesimpulan sementara yang dapat dilihat benang merah bahwa aktualisasi kepemimpinan berjalan penuh dengan kesadaran menjalankan peran dan fungsi kepemimpinan kepala sekolah beserta diikuti komitmen dan tanggung jawab yang tinggi. Peran kepala sekolah sebagai dimensi LEAD yaitu leader encourage motivate agent of change human resource dan deliver. Termanifestasi pada upaya kepala sekolah dalam memberdayakan faktor-faktor pendukung dan mengatasi faktor-faktor penghambat dalam implementasi aktualisasi kepemimpinan. Sebagaimana berjalanya suatu organisasi mikro pendidikan mencakup semua aset dan human resource serta aspek tujuan pendidikan mencerdaskan generasi yakni siswa-siswi SMA Negeri 1 Rogojampi mempunyai awalan start yang dapat dikatakan baik. Dengan adanya program maka dibarengi atau di backup secara berkelanjutan oleh para jajaran serta pihak internal sekolah juga pihak luar sekolah dalam mensukseskan program yang dijalankan seorang pemimpin bukan saja sebuah icon atau lambang atau simbol dari sebuah organisasi yang dipimpinnya melainkan juga sebagai seorang penggerak perubahan serta individu yang menentukan decision organisasi secara visioner. Saran pada penelitian ini meliputi (1) kepada kepala sekolah agar berkomitmen serta mempertahankan konsistensi dalam implementasi aktualisasi kepemimpinan menggambarkan peran transisi kepala sekolah SMA Negeri 1 Rogojampi kepemimpinan era disrupsi digital berangkat dari proses adaptabilitas dan transformasi pendidikan merupakan dari hasil teknik dan upaya memberdayakan sumber daya. Kepala sekolah hendaknya memberikan perhatian khusus terhadap kemajuan sekolahnya dengan melakukan pengamatan terhadap berbagai kelemahan atau kekurangan yang ada. (2) kepada guru agar mengembangkan potensi yang dimiliki mengelola serta mengatur waktu belajar yang baik dan cukup bagi siswanya. Guru sebaiknya lebih meningkatkan profesionalisme terhadap tugas yang diembannya melalui metode mengajar yang baik menyenangkan dan kreatif (3) kepada pengawas sekolah melakukan pemantauan dan penilaian secara intensif dan objektif terhadap kinerja kepala sekolah serta memberikan saran dan tindak lanjut apabila dibutuhkan. Pengawas sekolah perlu meningkatkan pembinaan dan pembimbingan pada para guru di sekolah yang dibinanya (4) kepada peneliti lain sebaiknya dijadikan dan dikembangkan lebih lanjut terkait konsep dari isu yang berkembang kepemimpinan kepala sekolah kepemimpinan era disrupsi dan transformasi pendidikan.