Skripsi
Tingkat vo2max siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) usia 14-15 tahun di Indonesia: literature review / Nico Nade Fansinatra
Abstrak
Studi Literature review bertujuan untuk menganalisis tingkat VO2MAX siswa sekolah sepak bola usia 14-15 tahun di indonesia dengan melibatkan penggunaan data sekunder atau penelitian jurnal sebelumnya. Metode alur PRISMA adalah prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk tinjauan literatur. Dalam literature review menggunakan kriteria untuk mencari artikel jurnal (1) Mencari sumber jurnal yang perlu direview berdasarkan judul penelitian. (2) Menemukan variabel berdasarkan kebutuhan penulisan. (3) Temukan artikel antara 2013 dan 2023 atau dalam sepuluh tahun terakhir. (4) Hasil penelitian diukur dengan tingkat validitas yang baik. (5) Analisis data didefinisikan dengan jelas dan akura. Istilah pencarian digunakan oleh peneliti untuk mengakses database Google Scholar. (Tingkat VO2Max siswa sekolah sepak bola usia 14-15 tahun di Indonesia) dan di temukan 8 jurnal untuk di telaah. Hasil analisis literature review mengenai tingkat VO2max siswa sekolah sepak bola usia 14-15 tahun di Indonesia memberikan wawasan yang beragam terkait kondisi fisik para siswa dalam konteks olahraga sepak bola. Dari berbagai penelitian yang dijabarkan terlihat variasi yang signifikan dalam tingkat VO2max siswa SSB. Mayoritas siswa cenderung berada dalam kategori tingkat VO2max yang sedang. Meskipun terdapat variasi kebanyakan siswa memiliki kapasitas oksigen maksimal yang memadai untuk mendukung aktivitas fisik dan pertandingan sepak bola. Dari hasil analisis literature review mengenai tingkat VO2max siswa sekolah sepak bola (SSB) usia 14-15 tahun di Indonesia Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa dalam konteks olahraga sepak bola terdapat variasi yang signifikan dalam kondisi fisik siswa. Mayoritas siswa SSB cenderung berada dalam kategori tingkat VO2max yang sedang. Meskipun terdapat variasi kebanyakan siswa memiliki kapasitas oksigen maksimal yang memadai untuk mendukung aktivitas fisik dan pertandingan sepak bola. Hal ini menunjukkan pentingnya latihan fisik teratur dan pelatihan yang tepat dalam mengembangkan daya tahan aerobik siswa.