Skripsi
Analisis suseptibilitas magnetik dan kandungan senyawa oksida berdasarkan data x-ray fluorescence (xrf) untuk deteksi erupsi freatik-freatomagmatik Gunung Api Bromo / Tansyaluna Laura Permata
Abstrak
Coban Pelangi terletak di Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang merupakan tempat wisata kawasan aktivitas vulkanik Gunung Bromo. Aktivitas vulkanik hasil letusan Gunung Bromo berupa material kerikil dan abu. Penelitian ini berfokus pada eksplorasi sifat letusan vulkanik material kerikil dan abu vulkanik Gunung Bromo untuk deteksi erupsi freatik-freatomagmatik. Metode fisika yang digunakan yaitu metode geokimia dan metode kemagnetan batuan. Analisis geokimia berupa uji XRF diperoleh tiga tertinggi SiO2 (38 00%) Fe2O3 (33 84%) CaO (11 10%) pada material kerikil dengan kedalaman asal pembentukan magma pada kurang lebih 255 12 km. Material abu vulkanik Bromo terdiri dari SiO2 (40 38%) Fe2O3 (32 30%) CaO (10 60%) dengan kedalaman asal pembentukan magma pada kurang lebih 254 79 km. Pada material kerikil dan abu vulkanik Bromo kandungan SiO2 paling tinggi mengidetifikasikan bahwa erupsi Gunung Bromo termasuk ke dalam erupsi magmatik eksplosif. Berdasarkan afinitas magma material kerikil dan abu vulkanik Bromo termasuk kelompok batuan high-K dan terbentuk dari magma berkomposisi ultrabasa. Suseptibilitas magnetik diukur dengan Bartington MS2B diperoleh suseptibilitas magnetik low frekuensi material abu vulkanik lebih besar daripada material kerikil Bromo. Berdasarkan nilai xfd rentangan 2 ndash 4% pada material kerikil dan abu vulkanik Bromo mengandung bulir single domain. Hasil Pearson Correlation material kerikil terdapat hubungan suseptibilitas magnetik high frekuensi dengan suseptibilitas low frekuensi dengan r sebesar 1 00 dan hubungan K2O dengan kedalaman sumber magma (h) dengan r sebesar 0 74. Material abu vulkanik terdapat hubungan suseptibilitas magnetik high frekuensi dengan suseptibilitas low frekuensi dengan r sebesar 0 99 dan hubungan SiO2 dengan kedalaman sumber magma (h) dengan r sebesar minus 0 61. Selain itu adanya korelasi signifikan pada material abu vulkanik Bromo antara TiO2 - Fe2O3 SiO2 - K2O Fe2O3 - MnO dibandingkan pada material kerikil Bromo. Hal tersebut dapat dikelompokkan bahwa erupsi Gunung Bromo termasuk ke dalam erupsi freatik dengan korelasi senyawa oksida pada material abu vulkanik Bromo lebih tinggi daripada material kerikil Bromo. Hasil Principal Component Analysis senyawa dominan material kerikil dan abu vulkanik berturut-turut SiO2 dan CaO.