Disertasi
Pengembangan modul digital berbasis universal design for learning (UDL) dan pengaruhnya terhadap kemampuan berbicara anak usia dini / Nila Rahmawati
Abstrak
Kemampuan berbicara merupakan kebutuhan penting untuk anak karena berbicara merupakan kunci anak berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Peran teknologi dalam dunia pendidikan berfungsi sebagai alat untuk megakses pengetahuan sehingga peserta didik dapat belajar dengan cara yang menyenangkan. Universal Design for Learning merupakan sebuah alat untuk merencanakan pembelajaran yang menarik dan dapat diakses pada ruang kelas dengan siswa yang beragam (Spencer 2011). Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah (1) Untuk menghasilkan media modul digital yang berbasis Universal Design for Learning (2) Untuk melihat pengaruh penggunaan media modul digital yang berbasis Universal Design for Learning terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Media pembelajaran yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model Lee amp Owens (2004) sebagai pedoman untuk mengembangkan produk media pembelajaran. Hasil penelitian pengembangan terdiri dari tujuh bagian yaitu validitas instrumen pengukuran validitas desain media validitas Isi Pembelajaran hasil uji kelompok kecil hasil uji kelompok besar hasil uji penelitian dan hasil uji formatif Hasil validasi instrumen pembelajaran memenuhi syarat validitas dengan prosentase sebesar 95%. Sedangkan hasil validasi desain media memperoleh hasil prosentase sebesar 90% dan validasi pengukuran validitas ahli materi pembelajaran memperoleh hasil prosentase sebesar 95%. Uji kelompok kecil (n 6) memperoleh peningkatan kemampuan berbicara dari nilai rata-rata pretest sebesar 49 50 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 85 00. Uji kelompok besar (n 15) memperoleh hasil belajar berupa kemampuan berbicara mengalami peningkatan dari hasil rata-rata skor pretest sebesar 50 20 menjadi rata-rata skor sebesar 88 40. Hasil pengujian menggunakan uji-t pada seluruh partisipan penelitian (n 21) yang memiliki tujuan untuk menguji perbedaan dua sampel berpasangan. Hasil uji data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa sebelum menggunakan media modul digital berbasis Universal Design for Learning dengan hasil belajar setelah menggunakan media modul digital berbasis Universal Design for Learning. Hasil belajar pretest memperoleh hasil skor rata-rata sebesar 49 45 dan hasil belajar posttest mnemperoleh rata-rata hasil sebesar 85 00.