Skripsi
Perbedaan pemahaman sejarah lokal siswa antara yang menggunakan sumber belajar film ‘Sampang Banjir Meloloh’ dengan buku ‘Sejarah Banjir Sampang 1872-2020’ di SMAN 1 Sampang / Achmad Faisol Hadi
Abstrak
Sebagai ilmu yang mempelajari tentang masa lalu sejarah berperan penting untuk mengetahui identitas suatu wilayah tak terkecuali lokalitasnya. Kabupaten Sampang yang terletak di Pulau Madura selama ini masih absen dalam penulisan historiografi Indonesia padahal daerah tersebut memiliki potensi sejarah yang unik. Daerah ini terkenal dengan peristiwa banjir tahunan yang istiqomah terjadi sejak Masa Kolonial. Akan tetapi masih sedikit siswa yang memahami tentang sejarah banjir Sampang karena minimnya sumber belajar yang ada dan juga materi pembelajaran sejarah terlalu berfokus pada sejarah nasional. Pada tahun 2021 Ronal Ridhoi dan tim melakukan penelitian tentang sejarah banjir Sampang yang menghasilkan dua sumber belajar yaitu film lsquo Sampang Banjir Meloloh rsquo dan buku lsquo Sejarah Banjir Sampang 1872-2020 rsquo . Kedua sumber belajar ini termasuk sumber belajar visual dan sama-sama belum pernah digunakan dalam pembelajaran sejarah sehingga dilakukan pengujian agar diketahui sumber belajar mana yang lebih berpengaruh terhadap hasil tes pemahaman sejarah lokal. Penelitian ini mencoba melihat pengaruh penggunaan sumber belajar film terhadap pemahaman sejarah lokal tentang lsquo sejarah banjir Sampang. Kedua Bagaimana pengaruh sumber belajar buku terhadap pemahaman sejarah lokal tentang lsquo sejarah banjir Sampang. Ketiga Bagaimana perbedaan pemahaman sejarah lokal tentang lsquo sejarah banjir Sampang rsquo antara siswa yang menggunakan sumber belajar film dengan buku. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Sampang tahun 2023/2024 tepatnya pada semester genap. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen semu yang sampelnya tidak dipilih secara acak karena berdasarkan pertimbangan tertentu. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X sedangkan sampel yang digunakan adalah kelas X Merdeka 6 sebagai kelas eksperimen dan X Merdeka 7 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen perlakuan berupa sumber belajar film sumber belajar buku dan modul ajar sedangkan instrumen pengukuran berupa tes pemahaman sejarah lokal. Hasil dari penelitian ini adalah sumber belajar film dan buku sama-sama berpengaruh terhadap pemahaman sejarah lokal siswa tentang sejarah banjir Sampang. Hal tersebut terlihat dari hasil posttest siswa yang lebih baik setelah diberi perlakuan baik menggunakan sumber belajar film ataupun buku. Selain itu terdapat perbedaan hasil tes pemahaman sejarah lokal tentang lsquo sejarah banjir Sampang rsquo yang signifikan antara siswa siswa yang menggunakan sumber belajar film lsquo Sampang Banjir Meloloh rsquo dengan buku lsquo Sejarah Banjir Sampang 1872-2020. Perbedaan hasil tes pemahaman sejarah lokal dapat dilihat dari nilai rata-rata nilai gain score kelompok eksperimen 25 77 dan 31 41 untuk kelompok kontrol. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa hasil tes pemahaman sejarah lokal siswa yang menggunakan sumber belajar buku lsquo Sejarah Banjir Sampang 1872-2020 rsquo lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan sumber belajar film lsquo Sampang Banjir Meloloh rsquo .