Skripsi
Identifikasi hambatan guru pada pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka di SD Sumbersari 2 Malang / Listiyani Aisyaturridha
Abstrak
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang hadir untuk mengejar ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang disebabkan oleh pandemic Covid-19 dalam bidang numerasi dan literasi. Kurikulum Merdeka dianggap dapat menjadi solusi untuk mengejar ketertinggalan pembelajaran karena bentuknya yang lebih sederhana dan mendalam materi difokuskan pada hal-hal yang lebih esensial lebih merdeka karena setiap satuan pendidikan memiliki wewenang untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan siswanya serta lebih relevan dan interaktif karena pembelajaran mengedepankan projek yang mendorong siswa aktif mengeksplorasi isu-isu aktual untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini berutujuan untuk mengetahui hal-hal berikut (1) Mengetahui pandangan guru tentang kurikulum merdeka (2) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka (3) Mengetahui capaian pembelajaran siswa dalam pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka (4) Mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat guru dalam pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dan (5) Mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi hambatan guru pada pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka. Penelitian ini diawali dengan melakukan pengumpulan data dengan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Sumber data utama penelitian ini adalah guru kelas I dan IV. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling data-data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Hubermen untuk mendapatkan hasil dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Guru memiliki keterbatasan pemahaman terhadap kurikulum merdeka dan guru kesulitan dalam proses adaptasi di awal penerapan kurikulum merdeka. (2) Tahap perencangan kegiatan pembelajaran sudah sesui dengan panduan yang ada tahap pelaksanaan kegiatan pembelajaran terdapat pembelajaran yang dilaksanakan modul ajar dan pada tahap asesmen sudah dilaksanakan guru sesuai dengan kebutuhan siswa. (3) capaian pembelajaran siswa kelas I dan IV pada pelaksanaan kurikulum merdeka memiliki capaian dalam bentuk karya dengan kuantitas yang lebih tinggi. (4) Faktor-faktor penghambat pelaksanaan kurikulum merdeka bersumber dari dalam diri guru dan siswa. (5) Guru telah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi hambatan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka.