Skripsi
Analisis pertumbuhan ekonomi inklusif serta determinannya (studi kasus pada kabupaten dan kota Jawa Timur) / Binta Zulfia
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan ekonomi inklusif di Kabupaten dan Kota Jawa Timur pada tahun 2018-2022 dengan mengkomparasikan dua model pengukuran pertumbuhan inklusif. Kedua model tersebut yakni Social Mobility Curve (SMC) melalui pendekatan distribusi pendapatan serta pertumbuhan ekonomi dan Poverty Equivalent Growth Rate (PEGR) melalui pendekatan tiga dimensi yakni kemiskinan ketimpangan dan pengangguran. Pengukuran pertumbuhan ekonomi inklusif melalui dua model ini memungkinkan untuk menganalisis serta membandingkan karakteristik dari kedua model yang memiliki pendekatan berbeda. Selanjutnya dilakukan analisis factor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi inklusif dengan menggunakan metode regresi data panel terhadap kedua model SMC dan PEGR. Temuan dari penelitian ini menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur belum sepenuhnya inklusif. Pada Tingkat kabupaten/kota terdapat beberapa daerah yang masih mengalami ketimpangan distribusi pendapatan melalui hasil SMC sedangkan berdasarkan PEGR Provinsi Jawa Timur masih belum inklusif dalam hal penurunan kemiskinan dan pengangguran. Factor pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesempatan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap indeks pertumbuhan inklusif. Sementara factor lainnya seperti infrastruktur ekonomi infrastruktur dasar kemiskinan dan keuangan inklusif justru terbukti memiliki pengaruh negative terhadap indeks pertumbuhan inklusif.