Skripsi
Uji beda penerapan model creative problem solving dengan model contextual teaching and learning terhadap hasil belajar mapel simulasi digital pada siswa kelas x multimedia di SMKN 2 Singosari / Jaki Alif Pratama
Abstrak
Pendidikan di era sekarang telah mengalami perkembangan yang jauh lebih baik. Dengan adanya perkembangan yang pesat ini maka terjadi persaingan yang ketat pula di dunia pendidikan. Untuk menghadapi persaingan ini maka diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan suatu pembaharuan melalui penerapan model pembelajaran yang dalam hal ini pihak sekolah khususnya guru perlu terjun langsung dalam melakukan kerjasama dan memberikan perhatian yang lebih kepada siswa.. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu Melihat perbedaan hasil belajar siswa pada ranah kognitif afektif maupun psikomotorik setelah diterapkan model Creative Problem Solving (CPS) dan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang berbantuan jobsheet. Selanjutnya adalah melihat perbedaan apa saja antara penerapan model Creative Problem Solving (CPS) dibandingkan dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Untuk populasinya adalah siswa SMKN 2 Singosari kelas X dengan paket keahlian Multimedia. Sampel dipilih adalah siswa kelas X MM 1 yang merapkan model CPS dan siswa kelas X MM 2 yang menerapkan model CTL. Adapaun metode pengolahan data yang digunakanpada penelitian ini adalah uji prasyarat dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil belajar meningkat pada ranah kognitif setelah adanya penerapan model pembelajaran CPS 2) Pada penerapan model pembelajaran CTL juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada ranah kognitif 3) Selanjutnya penerapan model pembelajaran CPS dan model pembelajaran CTL menunjukkan adanya peningkatan pada hasil belajar ranah afektif 5) Penerapan model pembelajaran CPS menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada ranah psikomotorik dengan kriteria hasil belajar tinggi 6) Kemudian pada penerapan model pembelajaran CTL menunjukkan adanya peningkatan pada ranah psikomotorik dengan kriteria belajar tinggi 7) Adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah kognitif yang menerapkan model pembelajaran CPS dan juga CTL 8) Adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah afektif yang menerapkan model pembelajaran CPS dan CTL 9) Adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah psikomotorik yang menerapkan model pembelajaran CPS dan CTL.