Skripsi
Analisis pengukuran kinerja rantai pasok sumber daya konstruksi dengan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR), Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), dan Objectives Matrix (Omax) pada proyek pembangunan gedung Apartemen Graha Utama Surabaya / Daiya Rahma Santika
Abstrak
Rantai pasok konstruksi adalah kegiatan konstruksi yang melibatkan koordinasi dan komunikasi untuk menghemat waktu minimalisir biaya dan memaksimalkan sumber daya konstruksi. Keterlambatan pasokan sumber daya konstruksi dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan kurangnya perencanaan rantai pasok yang optimal dari semua pihak terlibat dan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya kinerja rantai pasok konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur nilai kinerja rantai pasok sumber daya konstruksi dengan metode SCOR FAHP dan OMAX serta pengaruh antara bobot kinerja terhadap hasil nilai kinerja IBM SPSS. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dan korelasi. Data empiris yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer yang didapatkan dengan cara penyebaran kuesioner dan data sekunder dengan cara studi literatur serta riset internet. Tahapan penelitian ini yaitu melakukan studi literatur dan riset internet untuk menentukan sebuah instrumen dan menyebarkannya dalam bentuk kuesioner menggunakan metode SCOR instrumen yang valid dijadikan parameter KPI dalam mengukur kinerja rantai pasok konstruksi menggunakan metode FAHP kuesioner disebarkan kembali dan hasil pembobotan dilakukan scoring menggunakan metode OMAX untuk mendapatkan nilai kinerja. Kemudian bobot kinerja dan hasil nilai kinerja dilakukan analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh. Hasil penelitian yang didapatkan nilai kinerja rantai pasok tenaga kerja sebesar 1 583 material 2 418 dan peralatan 2 293 serta nilai kinerja rantai pasok keseluruhan sumber daya konstruksi sebesar 6 294 (kuning atau baik) pada metode SCOR FAHP dan OMAX. Terdapat pengaruh bobot kinerja dengan hasil nilai kinerja dengan nilai signifikansi 0 045 lt 0 05 nilai korelasi sebesar 0 327 dengan persamaan regresi linear sederhana Y 0 960 1 923X serta nilai koefisien determinasi yang berarti bahwa pengaruh bobot kinerja terhadap hasil nilai kinerja sebesar 0 107 atau 10 7%.