Skripsi
Pengembangan e-boni (e-booklet risiko pernikahan dini) sebagai media layanan informasi mencegah pernikahan dini pada siswa SMPN 10 Malang / Mina Sanikita
Abstrak
Pernikahan dibawah usia 19 tahun atau bisa disebut sebagai pernikahan dini dapat menimbulkan risiko negatif bagi laki-laki atau perempuan yang melakukannya. Pernikahan dini terjadi karena faktor pendidikan sosial maupun budaya. Fenomena ini menjadi kekhawatiran guru BK SMPN 10 Malang dengan peserta didiknya yang menunjukkan indikasi ke arah tindakan pernikahan dini. Kompleksnya faktor penyebab pernikahan dini memerlukan upaya pencegahan untuk menurunkan angka kasus tersebut. Oleh karena itu salah satu upaya yang dapat diusahakan adalah memberikan layanan informasi terkait risiko pernikahan dini yang disampaikan menggunakan e-booklet dapat meningkatkan pemahaman dan mencegah siswa melakukan pernikahan dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media E-BONI sebagai media layanan informasi mencegah pernikahan dini pada siswa SMP. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah media E-BONI yang memenuhi aspek keberterimaan produk yang meliputi aspek kegunaan kelayakan ketepatan kemenarikan dan kemudahan. Media E-BONI dapat digunakan oleh guru BK dalam memberikan layanan informasi dan dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terkait risiko pernikahan dini. Metode penelitian pengembangan merujuk pada model Borg and Gall dengan mengadaptasi lima langkah pengembangan produk yang terdiri dari (1) pengumpulan data (2) perencanaan (3) pengembangan produk (4) uji coba lapangan awal dan (5) revisi produk. Subjek pada penelitian pengembangan ini terdiri dari ahli materi ahli media dan calon pengguna (guru BK dan siswa). Instrumen penilaian yang digunakan berupa angket penilaian ahli materi ahli media dan calon pengguna. Angket tersebut terdiri dari skala penilaian berdasarkan aspek kegunaan kelayakan ketepatan kemenarikan dan kemudahan. Hasil dari angket penilaian ahli dan calon pengguna (guru BK) dianalisis menggunakan interrater agreement model sedangkan hasil dari angket penilaian calon pengguna (siswa) dianalisis dengan penghitungan rata-rata. Hasil uji coba produk menunjukkan hasil penilaian dari ahli materi sebesar 0 92 dengan validitas sangat tinggi hasil penilaian sebesar 0 91 dengan validitas sangat tinggi dari ahli media memperoleh hasil 1 0 dengan validitas sangat tinggi dari calon pengguna guru BK dan medapatkan hasil sebesar 93 37% dengan validitas sangat tinggi dari calon pengguna siswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa produk E-BONI telah memenuhi kriteria aspek keberterimaan yang meliputi aspek kegunaan kelayakan ketepatan kemenarikan dan kemudahan sebagai media layanan informasi untuk mencegah pernikahan dini pada siswa SMPN 10 Malang. Namun penelitian ini masih sampai pada langkah ke lima dari sepuluh langkah pengembangan Borg and Gall. Diperlukan pengembangan sampai tahap ke sepuluh untuk penggunaan E-BONI pada lingkungan yang lebih luas.