Skripsi
Analisis sifat fisik dan kompresibilitas serbuk cangkang bekicot Achatina Fulica dengan variasi waktu milling / Bobby Triaditama
Abstrak
Cangkang bekicot Achatina fulica tersusun dari kalsium karbonat (CaCO3) yang dapat diolah menjadi material mentah hidroksiapatit (HA) dengan manfaat salah satunya menjadi bahan implan tulang. Ball milling merupakan metode sintesis yang mampu menghasilkan partikel dengan ukuran yang kecil dalam waktu yang relatif singkat dengan ukuran butir yang berkisar antara 1 sampai 100 nm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu milling terhadap sifat fisik dan kompresibilitas serbuk cangkang bekicot Achatina fulica. Hal tersebut ditinjau dari morfologi kandungan unsur identifikasi fasa gugus fungsi dan nilai kompresibilitas. Penelitian ini melakukan karakterisasi berupa SEM-EDX XRD FTIR serta uji dan perhitungan kompresibilitas yang kemudian akan dianalisis dari hasil pengujian tersebut. Rancangan penelitian ini diawali dengan tahap persiapan sampel uji berupa cangkang bekicot Achatina fulica yang diolah menjadi bentuk serbuk dengan metode ball milling dengan variasi waktu 3 6 dan 9 jam lalu dikalsinasi pada suhu 1000 deg C selama satu jam. Uji kompresibilitas dilakukan dengan metode cold pressing dengan variasi pembebanan yaitu 1000 kgf dan 2000 kgf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran kristal terkecil yang diperoleh adalah 21 11 nm. Analisis morfologi menunjukkan variasi dari ukuran butir dan bentuk berupa bongkahan tidak beraturan. Kandungan unsur utama yang menyusun sampel uji adalah karbon (C) oksigen (O) dan kalsium (Ca). Kemungkinan dari gugus fungsi yang ditemukan menunjukkan C-O CO2 O-H dan Ca-O. Hasil uji dan perhitungan kompresibilitas diketahui bahwa penambahan pembebanan akan meningkatkan nilai rasio kompresi pada semua sampel uji.