Skripsi
Prevalensi dan intensitas ektoparasit pada benih ikan nila merah (Oreochromis Niloticus L) di Pusat Budidaya Ikan Nila Merah Slilir Kecamatan Sukun Kota Malang / Puji Lestari
Abstrak
Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus Linnaeus) di berbagai wilayah Indonesia berkembang dengan pesat seiring kebutuhan. Kendala dalam budidaya ikan nila yang banyak dikeluhkan adalah serangan penyakit terutama pada fase benih. Ektoparasit merupakan penyebab utama menurunnya kualitas benih ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit beserta prevalensi dan intensitasnya. Pengambilan sampel benih ikan merah dilakukan di Pusat Pembenihan dan Budidaya Nila Merah Slilir Kecamatan Sukun Kota Malang. Pemeriksaan ektoparasit Pada sampel hidup benih ikan nila merah dilakukan di Laboraturium Struktur Perkembangan Hewan Gedung Biologi Universitas Negeri Malang. Pemeriksaan jenis ektoparasit menghitung jumlah parasit yang menyerang prevalensi dan intensitasnya dilakukan dengan cara mengambil sampel dari permukaan tubuh(mucus) sirip dan insang lalu diamati menggukan mikroskop dengan perbesar 100x dan 400x. Panjang tubuh 4-5cm untuk jenis ektoparasit Trichodina sp yaitu 0 26% dan untuk intesitasnya 2 (ind/ekor) sedangkan untuk jenis parasit Gyrodactylus sp memiliki prevalensi 0 4% dan intensitasnya 1 6 (ind/ekor). Pada panjang tubuh 8-9 cm untuk jenis ektoparasit Trichodina sp memiliki prevalensi 0 53% dan intensitasnya 2 1 (ind/ekor) sedangkan untuk jenis parasit Gyrodactylus sp memiliki prevalensi 0 46% dan intensitas 1 8 (ind/ekor).