Skripsi
Pengaruh penerapan metode pembelajaran outdoor learning ke Monumen Hamid Rusdi terhadap kesadaran sejarah siswa Kelas XI SMAN 6 Malang / Ilham Wahyu Firmansyah
Abstrak
Pembelajaran sejarah merupakan proses yang penting karena bertujuan untuk menciptakan wawasan perspektif historis. Dengan wawasan historis siswa dapat membentuk identitas kebangsaan dan membangkitkan kesadaran sejarah. Salah satu cara dalam pembentukan kesadaran sejarah adalah melalui biografi kepahlawanan mencakup kepribadian perwatakan dan semangat berkorban. Bukan hanya sekedar mengenal tokoh pahlawan tetapi juga penting bagi siswa menyadari sejarah perjuangan para pahlawan yaitu sosok pelaku sejarah yang berjasa pada Indonesia pada zamannya. Untuk itu cara-cara pembelajaran yang digunakan guru juga harus mendukung dalam pembentukan kesadaran sejarah tersebut. Kebanyakan pembelajaran sejarah yang dilakukan oleh guru hanya berorientasi pada fakta-fakta dalam sumber belajar yang ada di kelas saja. Padahal pada dasarnya sejarah adalah ilmu pengetahuan yang membicarakan tentang keseluruhan masa lalu dan perkembangan masyarakat yang terjadi di spasial tertentu melalui fakta-fakta sejarah yang disusun dan ditata secara sistematis. Untuk membentuk kesadaran sejarah siswa salah satu pembelajaran yang perlu dipertimbangkan adalah pembelajaran outdoor learning karena pembelajaran outdoor learning secara ilmiah diyakini dapat memberikan berbagai manfaat antara lain pikiran lebih jernih pembelajaran terasa menyenangkan pembelajaran lebih variatif belajar lebih rekreatif siswa lebih mengenal pembelajaran secara nyata dan luas wahana belajar lebih luas dan lebih rileks. Oleh karena itu pembelajaran outdoor learning perlu diuji pengaruhnya jika diterapkan untuk membentuk kesadaran sejarah siswa. Hal ini karena meskipun metode yang dianjurkan tersebut cukup baik pengajar sejarah yang hendak mencobanya tetap perlu mempertimbangkan kegagalan dan keberhasilannya. Dengan kata lain suatu metode yang dipilih harus selalu dipertimbangkan keefektifan dan efisiensinya. Apabila benar maka siswa diharapkan akan lebih mampu untuk menerima kesadaran sejarah sekaligus merasa terlibat dalam proses pembelajaran sejarah. Hal inilah yang menjadi dasar untuk perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan bentuk kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent control group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI SMAN 6 Malang dan sampel dari penelitian ini adalah kelas XI 8 (eksperimen) dan XI 7 (kontrol). Instrumen yang digunakan yaitu instrumen perlakuan yaitu modul ajar kelas eksperimen berupa pembelajaran outdoor learning dan modul ajar kelas kontrol berupa pembelajaran konvensional. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu data primer berupa hasil tes awal dan tes akhir serta data sekunder berupa jumlah siswa profil dokumentasi dan data lainnya terkait SMAN 6 Malang. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas homogenitas dan uji hipotesis dengan bentuk uji paired sample t test dan uji independent sample t test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa data hasil uji paired sample t test menunjukan nilai signifikansi (sig.) 0 000 lt 0 05 yang dapat diartikan bahwa adanya selisih yang cukup signifikan terhadap kesadaran sejarah siswa sebelum dan sesudah melaksanakan pembelajaran outdoor learning. Hal ini dapat dilihat dari data pre-test sebelum melakukan pembelajaran outdoor learning yaitu sebesar 65 09 memiliki peningkatan nilai rata-rata kesadaran sejarah pada saat post-test sebesar 77 78 sesudah melakukan pembelajaran outdoor learning. post-test kesadaran sejarah siswa memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding pre-test dengan selisi nilai sebesar 12 69. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pembelajaran outdoor learning ke ldquo Monumen Hamid Rusdi rdquo terhadap Kesadaran sejarah siswa kelas XI SMAN 6 Malang.