Skripsi
Pengaruh model spatial problem based learning terintegrasi data geospasial terhadap kemampuan pemecahan masalah geografi siswa / Siti Kholifatul Qori\'ah
Abstrak
Model student centered yang dapat diterapkan pada pembelajaran geografi adalah Spatial Problem Based Learning (SPBL). Melalui model ini siswa dilatih untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan karakteristik penting geografi yaitu sudut pandang spasial. Namun demikian masih diperlukan pembuktian sejauh mana SPBL dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah geografi siswa yang sifatnya keruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SPBL terintegrasi data geospasial terhadap kemampuan pemecahan masalah geografi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen non-equivalent control group design dengan pretest posttest. Lokasi penelitian berada di MAN 2 Kota Kediri dengan XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan model SPBL terintegrasi data geospasial melalui 5 sintak yaitu orientasi masalah spasial merumuskan masalah spasial mengumpulkan dan mengorganisasi data atau informasi spasial analisis data spasial serta komunikasi sedangkan kelas kontrol dilakukan secara konvensional dengan perpaduan ceramah dan tanya jawab. Soal tes berbentuk esai 5 pertanyaan dibuat sesuai indikator kemampuan pemecahan masalah geografi. Teknik analisis data menggunakan uji NGain Score uji independent sample t test dan uji F setelah memenuhi uji prasyarat. Hasil analisis menunjukkan bahwa model SPBL terintegrasi data geospasial berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah geografi siswa. Hal ini ditopang oleh sintak SPBL terintegrasi data geospasial yang melibatkan siswa dalam proses pengumpulan dan analisis data spasial sehingga mampu menyelesaikan masalah geografi yang disajikan.