Skripsi
Analisis produktivitas dengan metode objective matrix (studi kasus: PDAM Tirta Baluran Situbondo) / Fitri Ayu Rohma
Abstrak
Perkembangan teknologi mengharuskan perusahaan beradaptasi dengan cepat. Hal ini untuk mendorong perusahaan agar terus berkembang berinovasi dan membantu meningkatkan produktivitasnya. PDAM Tirta Baluran merupakan perusahaan daerah air minum yang terletak di Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Dikarenakan di PDAM Tirta Baluran Situbondo belum mengukur produktivitas sehingga dirasa perlu dilakukan penelitian untuk mengukur produktivitas sehingga nantinya diharapkan membantu perusahaan dalam berkembang berinovasi dan meningkatkan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siklus produktivitas mengidentifikasi perubahan produktivitas mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dan memberikan rekomendasi dalam meningkatkan produktivitas di PDAM Tirta Baluran Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) untuk mengukur produktivitas dan metode Fishbone Diagram untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi data perusahaan di bagian produksi PDAM Tirta Baluran Situbondo. Jenis-jenis data yang digunakan antara lain data primer melalui observasi dan wawancara berupa alur proses produksi air sedangkan data sekunder melalui dokumentasi data perusahaan berupa jumlah tenaga kerja jumlah waktu kerja karyawan jumlah waktu pemakaian energi jumlah waktu penggunaan pompa jumlah bahan pendukung dan jumlah air yang terdistribusi. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu produktivitas sedangkan yang menjadi variabel bebas yaitu tenaga kerja waktu kerja karyawan waktu pemakaian energi waktu penggunaan pompa bahan pendukung dan air yang terdistribusi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil pengukuran produktivitas dengan metode Objective Matrix (OMAX) pada PDAM Tirta Baluran Situbondo memperoleh nilai indeks produktivitas yang tidak stabil setiap bulan dalam periode Januari sampai Desember 2022. Hal ini berarti bahwa produktivitas perusahaan mengalami kenaikan dan penurunan. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio Efektivitas Jam Kerja (EJK) tidak memenuhi target perusahaan dengan nilai sebesar -27 71. Selain itu pada rasio Efektivitas Energi (EE) juga tidak memenuhi target perusahaan dengan nilai sebesar -0 51. Usulan yang dapat diterapkan adalah melakukan pemberian punishment dan reward agar karyawan tertib masuk kerja melakukan pengecekan berkala terkait energi yang digunakan melakukan perawatan mesin secara berkala dan menjaga kebersihan lingkungan kerja agar lancar dalam berproduksi.