Skripsi
Pengaruh model experiential learning terhadap kemampuan berpikir spasial siswa / Rifngan Ramadani
Abstrak
Model experiential learning membantu dalam pembelajaran geografi yang memerlukan keterampilan penalaran spasial untuk memahami kondisi spasial. Kemampuan berpikir spasial pada pembelajaran geografi di MA Bilingual Batu masih tergolong rendah. Penelitian untuk melihat apakah terdapat pengaruh model experiential learning terhadap kemampuan berpikir spasial. Penelitian ini menggunakan penelitian kuasi dengan desain posttest only control group design. Subyek yang dipilih adalah kelas XI dengan kelas uji coba dan kontrol menggunakan random sampling dalam bentuk undian. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik tes dengan instrumen kemampuan spasial berupa soal uraian. Analisis data menggunakan uji t sampel independen (t-test) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model experiential learning berpengaruh terhadap kemampuan spasial dibuktikan dengan signifikansi 0 00 lt 0 05 dan didukung dengan rata-rata nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Perbedaan tersebut disebabkan karena pengalaman belajar yang berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.