Disertasi
Pengaruh strategi pembelajaran computational thinking dengan game real activity based learning dan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini / Dhita Paranita Ningtyas
Abstrak
Pemahaman anak dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan kemampuan kognitif awal dengan beberapa level kerumitan membuat anak merasa kesulitan dan hanya 20% siswa dapat menyelesaikan soal dengan tepat sesuai dengan urutan cara mengerjakan secara runut. Faktor utama yang menyebabkan kemampuan pemecahan masalah rendah yaitu penggunaan strategi pembelajaran yang kurang tepat. Sehingga anak dalam proses memecahkan masalah pada suatu pembelajaran juga menjadi kurang maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu menguji perbedaan kemampuan pemecahan masalah anak yang diajar dengan strategi computational thinking dengan Game Real Activity Based Learning dan konvensional menguji perbedaan kemampuan pemecahan masalah anak yang memiliki gaya kognitif FI dan FD dan menguji pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah. Desain faktorial 2x 2 jenis nonequivalent control group design digunakan sebagai upaya menguji pengaruh utama dan interaksi dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini melibatkan 60 anak di TK Blitar dari empat kelas berbeda. Penentuan subjek penelitian tidak ditentukan secara random tetapi diambil dari kondisi apa adanya. Oleh karena itu kelas A dan B diajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran computational thinking dengan Game Real Activity Based Learning dan kelas C dan D diajarkan dengan strategi konvensional. Sebelum diberikan perlakuan pada semua kelompok pengukuran terhadap kemampuan pemecahan masalah dan Gaya Kognitif dilakukan. Setelah 7 kali pertemuan pengukuran pada kemampuan pemecahan masalah dilakukan pada semua kelompok. Uji asumsi terkait normalitas data dan homogenitas varians juga dilakukan sebelum pengujian hipotesis dilakukan. Oleh karena hasil uji asumsi terpenuhi maka teknik uji ANOVA dua jalan digunakan dalam menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah anak yang diajar dengan strategi computational thinking dengan Game Real Activity Based Learning dan konvensional. (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah anak yang memiliki gaya kognitif FI dan FD. (3) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah