Tesis
Prediksi kandungan logam tanah jarang pada material vulkanik gunung semeru berdasarkan integrasi data icp oes dan peta geologi / Riko Septian Putra
Abstrak
Rare Earth Element (REE) merupakan material multifungsi yang memiliki kegunaan sangat luas mulai dari petunjuk proses geologi proxy data geologi maupun kontribusi yang sangat luas pada teknologi lingkungan pertanian kesehatan dan industri modern. Penelitian ini berfokus untuk mempediksi kandungan unsur logam tanah jarang pada material vulkanik gunung Semeru dengan metode integrasi ICP OES (Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry) dan Peta Geologi. Sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan data dan informasi yang berkaitan dengan unsur logam tanah jarang pada material vulkanik yang ada dikawasan gunung Semeru. Hasil yang diperoleh dari analisis geokimia yaitu dari uji ICP OES dapat diketahui kandungan unsur logam tanah jarang pada material vulkanik gunung Semeru diantaranya unsur Lanthanium (La) Gadolinium (Gd) dan Cerium (Ce) kemudian diikuti oleh Pr Nd Sm dan Eu. Unsur Yttrium (Y) Tb dan Dy hanya ditemukan pada beberapa sampel. Dari hasil uji ICP OES dapat diketahui kandungan unsur REE tertinggi pada material vulkanik gunung Semeru adalah La disusul Ce Gd Pr Nd Tb Sm Eu dan yang terendah adalah Yitrium dengan rentang nilai 0 88 ndash 31 83 ppm. Analisis pearson correlation menunjukkan adanya hubungan korelasi yang signifikan antara Pr La Gd Nd Ce Sm dan Tb dengan suseptibilitas magnetik (clf). Pemetaan dilakukan sekaligus untuk memprediksi volume unsur logam tanah jarang kawasan gunung Semeru dari sampel material vulkanik. Hasil prediksi volume unsur logam tanah jarang kawasan gunung Semeru di atas permukaan laut berkisar dari jutaan hingga puluhan juta meter kubik.