Tugas Akhir
Garima busana ready to wear dengan penerapan manipulating fabric dan makrame / Fiska Widyaningrum
Abstrak
Penciptaan busana ready to wear ini mengacu pada sub tema rustic dari fashion trend forecasting 2023/2024 Co-Exist. Konsep busana yang terinspirasi dari Garima (kehangatan) yang diambil dari warna ciri khas sub tema rustic berupa warna alam yang terkesan hangat. Busana yang diciptakan terdiri dari dua karya busana ready to wear menghadirkan busana yang terdiri dari tiga dan tiga pieces dengan material bahan yang memiliki ketebalan sedang. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan proses penerapan manipulating fabric dan makrame pada penciptaan busana ready to wear. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan menurut S.P Gustami yang terdiri dari tiga tahap (1) Eksplorasi (2) Perancangan (3) Perwujudan yang disesuaikan dengan proses desain fashion. Teknik manipulating fabric yang digunakan adalah undulating tucks dan knife pleats. Undulating tucks merupakan jenis variasi tucking berupa lipatan bergelombang yang dijahit melintang dengan arah berlawanan. Knife pleats adalah jenis variasi pleats atau lipit yang bentuk lipitannya sempit dan tajam serta semua lipitnya menghadap ke arah yang sama. Penerapan undulating tucks berada pada bagian kerah rebah dan variasi sisi pinggang croptop blouse busana Garima 1. Sedangkan penerapan knife pleats berada pada bagian badan belakang outer busana Garima 2. Makrame sebagai aksen diterapkan pada penciptaan busana ready to wear ini dengan menggunakan lark rsquo s head knot atau simpul jangkar dalam membentuk pola makrame. Penerapannya dilakukan di bagian kelim rok lingkaran pada busana Garima 1 kemudian diterapkan di bagian lengan dan kelim outer pada busana ready to wear Garima 2. Pemilihan manipulating fabric dan makrame pada penciptaan busana ready to wear ini merupakan wujud dalam merepresentasikan makna bentuk yang ada pada tanah sebagai sumber ide penerapan detail busana.