Skripsi
Proses pendampingan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam pengembangan usaha budidaya mawar potong di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu / Indra Rahmadhani
Abstrak
Pendampingan merupakan kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menempatkan tenaga pendamping yang berperan sebagai fasilitator komunikator dan dinamisator. Pendampingan pada umumnya merupakan upaya untuk mengembangkan masyarakat di berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing masyarakat untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan layak. Penelitian ini memiliki tujuan dalam mendeskripsikan Proses Pendampingan (GAPOKTAN) dalam Pengembangan Usaha Budidaya Mawar Potong di Desa Gunungsari dengan mengangkat isu-isu pendampingan dalam tahap pembibitan perawatan dan pasca panen. Serta mengembangkan potensi alam sebagai ikon desa dan merencanakan untuk pengembangan desa wisata petik mawar potong nantinya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara observasi dan studi dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus yang kemudian akan direduksi disajikan dan ditarik dalam sebuah kesimpulan. Triangulasi penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah Proses Pendampingan yang dilakukan Gapoktan ldquo GUMUR rdquo dalam Pengembangan Usaha Budidaya Mawar Potong di Desa Gunungsari dengan melakukan tahapan pendampingan (a) Pengenalan Potensi dan Manfaat Budidaya Mawar Potong (b) Memfasilitasi Kebutuhan Budidaya Mawar Potong dan (c) Kemandirian Masyarakat dan Kelompok Tani. Selanjutnya di dalam pendampingan kepada masyarakat juga memberikan unsur proses pemberdayaan di dalamnya dengan melakukan (1) Identifikasi Kebutuhan (2) Pengenalan Potensi dan (3) Monitoring Hasil. Bidang pertanian merupakan salah satu bidang yang ada dalam kegiatan proses pendampingan ini yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi sumber daya alam yang ada di daerah yang akan didampingi. Sehingga proses pendampingan dengan memberikan unsur pemberdayaan yang dilakukan akan mendapat hasil maksimal. Rekomendasi untuk mengoptimalkan proses pendampingan yang telah dilakukan Gapoktan ldquo GUMUR rdquo dapat memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar nantinya membantu memandirikan masyarakat dalam pengembangan usaha budidaya mawar potong dan mengajak pihak-pihak terkait dalam pengembangan ini.