Skripsi
Perbandingan persentase massa otot antara non atlet dengan atlet panahan (study di Perpani Kota Malang) / Risky Amelia Kustantomo
Abstrak
Aktivitas remaja Kota Malang termasuk kategori Tingkat rendah karena pada hari aktif aktivitas yang dilakukan seperti kuliah sedangkan pada hari libur hanya sering melakukan aktivitas ringan. Aktivitas yang dilakukan oleh atlet yaitu aktivitas yang berstruktur yang dilakukan secara teru menerus akhirnya pada sistem sirkulasi dan respiratori sedikit meningkat untuk penyediaan oksigen yang digunakan untuk pembentukan energi pada kerja otot. Pada olahraga panahan membutuhkan kinerja otot untuk menarik busur hingga terlepasnya anak panah. Jika seseorang atet panahan massa ototnya rendah maka kinerja otot untuk menarik busur tidak menggunakan biomekanika yang benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan massa otot non atlet dengan atlet panahan Kota Malang. Metode dalam penelitian ini deskriptif komparatif. Populasi dari penelitian ini mahasiswa aktif Ilmu Keolahragaan dan atlet panahan PERPANI Kota Malang. Persentase massa otot diukur dengan Bioelectrical Impedence Analisys (BIA). Hasil uji Sampel T Test menggunakan IBM SPSS Statistics versi 20 didapatkan nilai pada Perempuan non atlet 26.93 plusmn 2.77 sedangkan atlet 30.67 plusmn 2.24 namun pada laki-laki non atlet 34.20 plusmn 3.60 sedangkan atlet 37.51 plusmn 4.89. Hasil yang dapat ditemukan dari penelelitian ini yang terdapat perbandingan pada persentase massa otot non atlet dengan atlet panahan perempuan persentase massa otot non atlet dan persentase otot atlet panahan. Sedangkan yang tidak terdapat perbandingan pada persentase non atlet dengan atlet panahan laki-laki.