Skripsi
Persepsi guru dan orang tua siswa kelas rendah terhadap penggunaan whatsapp pada pembelajaran daring di SDN Rampal Celaket 2 Malang / Dewi Wahyuni
Abstrak
Wahyuni Dewi. 2024. Persepsi Guru dan Orang Tua Siswa Kelas Rendah Terhadap Penggunaan Whastapp pada Pembelajaran Daring di SDN Rampal Celaket 2 Malang. Skripsi . Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa rsquo dun Akbar M.Pd (II) Dra Sri Estu Winahyu M.Pd Penelitian ini dilakukan karena adanya perubahan pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran daring menggunakan whatsapp dikarenakan dalam kondisi dan situasi darurat ataupun dikatakan tidak aman untuk berada diluar rumah. Selama penggunaan whatsapp pada pembelajaran daring berlangsung tentunya akan membentuk persepsi guru dan orang tua siswa di dunia pendidikan. Oleh sebab itu tujuan penelitian in ingin mengetahui prose penggunaan whatsapp pada pembelajaran daring mencakup perencanaa pelaksanaan dan assessment serta persepsi guru dan orang tua siswa kelas rendah terhadap penggunaan whastapp pada pembelajaran daring di SDN Rampal Celaket 2 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus angket dan wawancara sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaa pembelajaran daring melalui whatsapp dimulai pukul 07.00 Wib dengan membuka pembelajaran menjelaskan materi mengirim tugas hingga mengumpulkan tugas melalui Whatsapp Group kelas masing- masing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru dan orang tua siswa kelas rendah cenderung memiliki persepsi negatif mengenai penggunaan whatsapp pada pembelajaran daring. Hal ini dibuktikan dengan informasi yang terkumpul melalui teknik pengumpulan data bahwa guru khawatir hasil belajar siswa yang masih banyak dibawah kriteria maksimal karena mengajar siswa dengan jarak jauh dan orang tua siswa kelas rendah kesulitan untuk membimbing siswa belajar setiap harinya karena juga sambil bekerja. Oleh karena itu sebagian besar persepsi guru dan orang tua siswa kelas rendah mengharapkan tetap dilaksanakan kembali sistem pembelajaran tatap muka jika situasi kondisi dilingkungan sudah dikatakan aman. Berdasarkan temuan penelitian di atas peneliti menyarankan terkait penggunaan whatsapp pada pelaksanaan pembelajaran daring bahwa bagi sekolah untuk bisa meningkatkan sarana menunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh yang nyaman dan menyenangkan antara guru dan siswa. Bagi guru diharapkan meningkatkan kualitas media pembelajaran jarak jauh guna menunjang pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan walaupun jarak jauh dan siswa merasa pembelajaran daring melalui whatsapp ini tidak jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka jika sewaktu waktu sekolah mengharuskan pembelajaran daring dilaksanakan kembali. Selain itu diharapankan bagi orang tua untuk selalu sabar dalam membimbing siswa agar siswa bisa menerima pembelajaran dengan baik.