Skripsi
Analisis keterampilan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun ditinjau dari status gizi di Kota Malang / Ninda Yuli Prastika
Abstrak
Kemampuan motorik kasar pada anak prasekolah memiliki peran penting dalam mengarahkan tahap perkembangan berikutnya. Tertundanya kemajuan dalam hal tersebut yang terjadi kepada anak-anak umur 3-5 tahun merupakan tantangan proses pertumbuhan dan perkembangan mereka. Menurut data dari WHO sekitar 7 8 juta balita di Indonesia mengalami kendala dalam pertumbuhan mereka. Adanya research ini dilakukan agar berdampak untuk perkembangan ilmu pengetahuan terhadap kaitan keterampilan motorik kasar dengan status gizi/nutrisi di klasifikasi anak umur 3-5 tahun di Kota Malang. Metode yang dipilih adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif tanpa eksperimen. Sampel dipilih menggunakan metode non probability purposive sampling melibatkan total 40 anak umur 3-5 tahun di Kota Malang. Alat ukur yang digunakan termasuk pengukuran status gizi menggunakan aplikasi WHO Anthro Survey Analyzer dan pengujian kemampuan motorik kasar menggunakan TGMD-2. Hasil penelitian menyatakan mayoritas anak umur 3-5 tahun mempunyai status gizi yang baik sementara keterampilan motorik kasar mereka berada pada tingkat yang sangat tinggi. Namun analisis statistik mendapat kesimpulan bahwa tidak adanya keterkaitan yang banyak terhadap perbedaan keterampilan motorik kasar dan status gizi anak-anak. Hasil p-value yang diperoleh adalah 0 182 yang menandakan bahwa tidak ada korelasi signifikan antara kedua variabel tersebut.