Skripsi
Gaya hidup masyarakat di kawasan Weltevreden, Batavia tahun 1900-1942 / Muhammad Imam Hibatullah
Abstrak
Tulisan ini memaparkan gaya hidup masyarakat yang tinggal di kawasan Weltevreden sebuah distrik dalam kota Batavia dalam kurun tahun 1900-1942. Gaya hidup yang dibahas mencakup antara lain bahasa pakaian musik dan hiburan. Penulis menggunakan metode sejarah dalam tulisan ini yang meliputi sumber tekstual dan sumber visual. Sumber-sumber yang tersedia antara lain surat kabar buku foto catatan resmi pemerintah dan artikel ilmiah. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Kebudayaan Indis yang berkembang di pulau Jawa sejak sekitar abad ke-17 masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap gaya hidup masyarakat di perkotaan Jawa. Di kawasan Weltevreden gaya hidup masyarakat yang dipengaruhi Kebudayaan Indis masih terlihat jelas dalam cara berpakaian berbahasa menikmati musik dan hiburan yang dilakukan masyarakat Eropa dan Bumiputra. Selain dari Eropa gaya hidup masyarakat di kawasan Weltevreden juga mengalami percampuran dan adaptasi karena ada kelompok lain seperti Bumiputra Tionghoa dan Arab yang tinggal di kawasan tersebut. Gaya hidup antar kelompok masyarakat tersebut memiliki perbedaan berdasarkan latar belakang budaya dari masing-masing kelompok.