Skripsi
Pengembangan bahan ajar berbasis pembelajaran multiliterasi terintegrasi augmented reality pada materi fi’il madli bagi siswa kelas ix madrasah tsanawiyah / Tsania Khoirunnisa
Abstrak
Pemanfaatan Unit Kegiatan Belajar Mandiri di kelas IX MTsN 1 Kota Malang dalam pembelajaran fi rsquo il madli belum memberikan pemahaman materi pada siswa dan kurang memanfaatkan teknologi sehingga 78 9% dari 50 siswa kesulitan memahami materi dan 90% dari 50 siswa memiliki nilai di bawah standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar bernama SAMIL berbasis pembelajaran multiliterasi terintegrasi teknologi Augmented Reality pada materi fi rsquo il madli dan mendeskripsikan kelayakannya. Metode penelitian berikut R amp D model ADDIE. Data penelitian meliputi kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa analisis kebutuhan bahan ajar untuk mengetahui ketersediaan bahan ajar hasil uji validasi serta respon guru dan siswa setelah menggunakan bahan ajar. Data kualitatif meliputi hasil observasi dan wawancara mengenai permasalahan pembelajaran serta masukan dan saran validator. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan metode kualitatif deskriptif untuk data kualitatif. Hasil penelitian ini adalah produk bahan ajar berbasis pembelajaran multiliterasi terintegrasi teknologi Augmented Reality pada materi fi rsquo il madli melalui 5 tahap 1)Analisis kebutuhan bahan ajar 2)Desain konsep dan rancangan bahan ajar dan penyusunan instrumen 3)Pengembangan produk 4) Implementasi untuk ujicoba produk 5)Evaluasi masing-masing tahap dengan melakukan revisi formatif. Selain itu berdasarkan uji validasi ahli materi dan media secara berurutan mendapat nilai 84 45% dan 91 47%. Adapun hasil uji coba keterbacaan dari respon siswa dan guru terhadap bahan ajar SAMIL ialah 90 33% dan 90 28%. Dengan demikian bahan ajar SAMIL berbasis model pembelajaran multiliterasi terintegrasi augmented reality pada materi fi rsquo il madli dinyatakan layak dan praktis setelah melalui tahap uji validasi oleh validator dan uji coba pada siswa.