Skripsi
Korelasi antara self-efficacy dengan speaking anxiety dalam berbicara bahasa Jerman mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang / Asiyah Wulansari
Abstrak
Mahasiswa yang mengalami anxiety dalam pembelajaran bahasa asing cenderung memiliki self-efficacy rendah. Hubungan self-efficacy dan anxiety dalam pembelajaran bahasa asing telah banyak dikaji dalam berbagai studi. Namun penelitian tersebut menunjukkan hasil yang beragam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat self-efficacy dan speaking anxiety mahasiswa dalam berbicara bahasa Jerman dan menyelidiki apakah terdapat korelasi antara self-efficacy berbicara bahasa Jerman dan speaking anxiety mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 77 mahasiswa dipilih sebagai sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Instrumen self-efficacy menggunakan skala self-efficacy berbicara bahasa asing yang diadaptasi dari Asakereh amp Dehghannezhad sedangkan instrumen speaking anxiety menggunakan Foreign Language Speaking Anxiety Scale yang diadaptasi dari Ozturk dan Gurbuz. Uji korelasi spearman rank digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa (1) mayoritas self-efficacy mahasiswa dalam berbicara bahasa Jerman berada pada tingkat sedang dengan skor self-efficacy 80 62. (2) Mayoritas tingkat speaking anxiety mahasiswa adalah sedang dengan skor speaking anxiety 64 92. (3) Terdapat korelasi negatif yang signifikan antara self-efficacy dan speaking anxiety mahasiswa dengan kekuatan hubungan sedang (Sig. lt 0 05 rs -0 438) semakin tinggi self-efficacy berbicara bahasa Jerman mahasiswa maka semakin rendah speaking anxiety yang dirasakan.